oleh

Acara Pemuda Pelopor Ala Disporapar Aceh Utara Diduga Bermasalah

-Aceh-464 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Acara Pembinaan Pemuda Pelopor Keamanan Lingkungan (P3KL) yang diketahui di prakarsai Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Aceh Utara diduga bermasalah.

Informasi diperoleh Penanegeri.com, kegiatan tersebut menguras miliaran rupiah anggaran Otsus 2018. Kegiatan yang berlangsung beberapa hari itu diinformasikan diikuti oleh 852 peserta dari kabupaten tersebut.

“Acaranya sangat amburadul. Mulai dari segi jadwal, penyiapan makanan dan lainnya tidak jelas. Saya sempat protes acara itu beberapa hari lalu, karena saya lihat ada dugaan permainan,” kata salah satu peserta, Muhammad Azhar kepada Penanegeri.com, Kamis (6/12).

Hal serupa juga disampaikan Direktur Eksekutif Labang Bangsa, Hery Safrizal. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui informasi itu dari sejumlah peserta.

“Kami mempertanyakan kegiatan seminar yang dilaksanakan itu. Disporapar harusnya menjadi pembina bagi para pemuda, bukan saja mendampingi berbagai aspek kreatifitas tetapi juga sebagai wadah membina karakter, etika dan moral,” ujar Hery Safrizal.

Hery menuturkan, apa yang pertontonkan kepada pemuda di Aceh Utara sama sekali tidak bisa diterima olehnya. Dia meminta dinas tersebut jangan mengajak pemuda membenarkan hal-hal salah untuk melakukan praktek KKN.

“Panitia dalam hal ini harus bertanggungjawab dan harus dilakukan audit baik oleh inspektorat maupun kepolisian. Kuat dugaan, mereka menjadikan pemuda sebagai tumbal, melakukan kegiatan seminar sebagai kamuflase. Materi tidak ada, atribut telat, makan siang dan coffee break juga tidak ada. Yang lebih miris lagi, kegiatan sudah penutupan, uang saku peserta belum dibayar,” terang Hery.

Terkait hal tersebut, Hery Safrizal mengaku akan melakukan investigasi mengenai penggunaan anggaran. Hery juga mengaku kesal dengan kegiatan itu yang terkesan hanya pemborosan anggaran.

“Mari sampaikan apa yang terjadi agar publik tau bahwa ada yang tidak beres di dalam Disporapar Aceh Utara. Kasihan sekali kita sebagai penerus,  harus diwarisi mental dan perilaku bobrok seperti ini. Judul kegiatan, pelopor keamanan lingkungan,” tukasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan dari Kepala Disporapar Aceh Utara, Mawardi. Saat dihubungi Penanegeri.com melalui selulernya, tidak menjawab. Begitu juga dengan pesan singkat yang dikirim, hingga kini belum mendapat respon.

Komentar

Berita Terbaru