oleh

Air Irigasi Berkurang, Petani di Aceh Utara Kecewa

-Aceh-56 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Petani di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara mengaku kecewa akibat air irigasi akhir-akhir ini sering berkurang. Padahal, mereka sangat membutuhkan air irigasi untuk dialiri ke sawah pada musim tanam padi.

“Sudah sejak seminggu lebih air berkurang. Airnya ada, tapi sangat sedikit dan tidak bisa dialiri ke sawah, padahal kami sangat membutuhkan karena sedang musim tanam,” kata Sulaiman (36) petani kecamatan setempat kepada Penanegeri.com, Senin (27/5).

Menurut Sulaiman, seharusnya pemerintah melalui dinas terkait rutin memantau perkembangan irigasi agar di lapangan agar tidak ada kendala pada debit air. Jika hal ini terus terjadi, pihaknya khawatir akan keselamatan tanaman padi yang sedang dan yang sudah ditanam.

“Kendala pada irigasi harus cepat-cepat ditangani. Petani juga sedang buru-buru menanam padi agar selesai sebelum lebaran. Di samping itu, kalau kebutuhan air masih terjadi kendala, petani harus memberikan pupuk dua kali pada tanaman padi,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Edi Anwar melalui Kepala Ranting Pengairan Pantonlabu, Khairil Anwar memohon maaf kepada para petani atas kendala yang terjadi pada irigasi.

Baca Juga  Ini Nama-nama Anggota DPRK Langsa Terpilih Periode 2019-2024

“Dalam hal ini, Dinas PUPR melalui Ranting Pantonlabu memohon maaf atas kekurangan air di saluran Induk dan sekunder. Itu disebabkan karena kondisi sampah dan lumpur di hulu pintu intek Bendungan irigasi Langkahan yang menumpuk dan tersangkut di pintu air,” ujarnya.

Karena hal demikianlah, debit air di jaringan Jambo Aye tersendat. Tetapi pihaknya memastikan telah melakukan perbaikan pada kendala tersebut, dan air irigasi mulai hari ini sudah kembali normal di jaringan-jaringan sekunder yang bersangkutan.

“Alhamdhulillah kami telah melakukan pempersihan kemarin, walaupun risikonya sangat membahayakan bagi petugas di saat membersihkan sampah tersebut, karena arus air di sungai sangat deras. Tapi Alhamdulillah sampahnya sudah kami bersihkan dan air di irigasi kembali normal,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru