oleh

Air yang Genangi Jalan Negara Dikuras BPBD Aceh Tamiang

-Aceh-12 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Genangan air di jalan dua jalur depan Kantor Bupati Aceh Tamiang, Kecamatan Karang Baru telah dikuras petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dengan menerjunkan dua mobil Damkar, Kamis (7/12) pagi.

Badan jalan aspal yang berada dipusat pemerintahan Aceh Tamiang meliputi sejumlah deretan ruko tetap tergenang air meski  dua hari terkahir cuaca panas. Belum diketahui sumber air berasal dari mana, namun sejumlah warga menduga genangan air berasal dari pecahnya pipa PDAM Tirta Tamiang. Disisi lain, saluran drainase di area tersebut sangat buruk membuat air hujan tertahan di badan jalan karena tidak bisa mengalir.

Pak Tono warga setempat kepada awak media saat petugas BPBD menyedot air di depan ruko-nya mengatakan, Ini mungkin air dari pipa PDAM yang pecah atau sisa air hujan yang tidak bisa mengalir karena saluran drainase sudah lama tersumbat.

“Petugas BPBD sudah dua kali ini melakukan penyedotan dari parit drainase, tapi airnya tidak kering dan kembali menggenangi jalan,” ujarnya.

Baca Juga  Polsek Manyak Payed Amankan Pelaku Penjual Kerangka Gajah

Warga lainnya, Buyung dan Zainal juga menduga air yang menggenangi badan jalan negara selama berminggu-minggu tersebut berasal dari pipa bawah tanah PDAM yang pecah, namun tidak diketahui petugas.

“Meski beberapa hari ini tidak hujan, tapi air tetap masih ada dijalan,” ujar mereka.

Salah seorang petugas BPBD Aceh Tamiang menyatakan, air di jalan negara tersebut telah dua kali dikuras pihaknya. Pertama kali di depan swalayan Indomaret tapi tidak berhasil dan yang kedua di depan warkop Corner Coffe yang merupakan titik genangan terparah.

“Kita sedot air dari drainase dulu, karena ingin lihat genangan di atas jalan mengalir atau tidak,” kata petugas BPBD itu.

Genangan Air Dikuras

 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Tamiang, Syamsul Bahri yang dihubungi wartawan menyatakan, BPBD hanya diminta bantuannya agar air yang tergenang di jalan negara yang tak kunjung kering tersebut dikuras. Sedikitnya, dua unit armada Damkar milik BPBD diterjunkan untuk membersihkan air yang tergenang di badan jalan menggunakan selang.

“Awalnya dari curah hujan, tapi ada kemungkinan air itu dari pipa PDAM yang bocor, tapi laporannya sudah kering disedot oleh petugas kita,” terang Kalak BPBD.

Baca Juga  Teror Tembakan Hantui Perangkat Desa Tamiang

Dihubungi terpisah, Direktur PDAM Tirta Tamiang, Suheri yang dihubungi awak media, Kamis (7/12) sore membantah kalau air yang menggenang di jalan negara depan Kantor Bupati Aceh Tamiang berasal dari jaringan pipa PDAM.

“Sudah di cek tadi dilokasi, kayaknya bukan dari pipa PDAM,” tepis Heri, dengan nada singkat.

Pantauan Penanegeri.com dilapangan, proses penyedotan air di ruas jalan nasioanal sisi kiri yang mengarah ke Kota Kualasimpang itu berlangsung sejak pagi sekitar pukul 09.10 WIB. Namun menjelang siang air tak kunjung surut, malah melimpah. Kedalaman air di jalan raya tersebut sekitar 10-40 cm. Awalnya BPBD Atam hanya menurunkan satu armada, kemudian ditambah dua unit armada lagi, satu diantaranya mobil tanki Tinja milik Dinas Lingkungan Hidup.

Petugas BPBD menyedot air dari saluran drainase kemudian dibuang ke drainase yang ada diseberang jalan negara. Kondisi itu membuat arus lalu lintas padat merayap. Di lain sisi menjadi tontonan warga sekitar.

Komentar

Berita Terbaru