oleh

Akademi Militer Kabul Afghanistan Diserang, 11 Tewas

PENANEGERI, Internasional – Sedikitnya 11 orang tentara tewas dan 16 orang lainnya luka-luka dalam serangan fajar di sebuah kompleks militer di Kabul, beberapa hari setelah lebih dari 100 orang tewas dalam serangan bunuh diri di ibukota Afghanistan tersebut.

Seperti diberitakan Kantor Berita Al Jazeera, Dawlat Waziri, juru bicara Kementerian Pertahanan, mengatakan pada hari Senin (29/1) bahwa penyerangan di ‘Marshal Fahim National Defense University’┬átelah berakhir setelah para penyerang, yang dipersenjatai granat berpeluncur roket dan senapan otomatis bisa dikalahkan.

“Ada lima penyerang, dua di antaranya meledakkan rompi bunuh diri mereka, dua lainnya ditembak oleh pasukan keamanan dan satu lagi ditangkap hidup-hidup,” kata Waziri.

Serangan pada hari Senin (29/1) itu diklaim dilakukan oleh Kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL, juga dikenal sebagai ISIS) melalui situs Amaq kelompok tersebut.

Serangan hari Senin (29/1) itu terjadi  di tengah situasi para warga Kota Kabul tengah berduka akibat serangan bunuh diri pada hari Sabtu (27/1) lalu di pusat kota yang menewaskan 103 orang dan melukai 191 orang lainnya.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Sabtu (27/1) tersebut, dengan mengatakan bahwa targetnya adalah pejabat pemerintah.

Sejak akhir bulan lalu, lebih dari 200 orang telah terbunuh dan ratusan lainnya cedera dalam gelombang serangan yang dilancarkan oleh saingan Taliban dan ISIL.

Sedikitnya 40 orang tewas setelah kelompok Taliban menyerang Hotel Intercontinental di Kabul pada 21 Januari, sementara empat hari kemudian serangan lain di kantor Save the Children di Jalalabad menyebabkan setidaknya enam orang tewas. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar