oleh

Akibat Gangguan Kejiwaan, Oknum Polisi ini Ditangkap karena Diduga Mengoyak Al-Quran

PENANEGERI, Medan – Seorang oknum polisi yang bertugas di Dokkes Polrestabes Medan berinisial TPH berpangkat Brigadir, ditangkap oleh Sat Reskrim Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara karena diduga mengoyak Al-Quran.
Dikutip dari laman web Tribun Medan, pengerusakan Kitab Suci Al-Quran tersebut terjadi saat berada di Masjid Nurul Iman RSUP H Adam Malik, Jumat (11/5).

“Ya benar anggota kita ada yang melakukan pengerusakan Al-Quran saat berada di Masjid Nurul Iman RSUP H Adam Malik. Saat ini dia sudah ditahan,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, seperti dilansir dari Tribun Medan.

Dadang menambahkan, bahwa Polrestabes Medan tetap melakukan tidakan tegas terhadap anggota yang melakukan kesalahan. Karena semuanya sama di mata hukum.

“Ini bentuk penegakan hukum. Baik warga sipil maupun personel kepolisian yang melakukan kesalahan, tetap kami tindak sesuai proses hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Ternyata, kelakukan TPH ini akibat mengalami sakit kejiwaan, dengan pengakuannya yang mengatakan mendapat bisikan ghaib.

“Itu, dia bilang mendapatkan bisikan ghaib. Ternyata juga TPH mengalami sakit kejiwaan dan tengah dalam proses penyembuhan,” kata Kombes Pol Dadang.

Sebelumnya, aksi TPH yang merusak Alquran di Masjid Nurul Iman RSUP H Adam Malik terkuak setelah pihak nazir masjid melihat rekaman kamera pengintai (CCTV).

Kemudian Nazir Mesjid memostingnya di media sosial Facebook, Kamis (10/5) sekira pukul 12.32 WIB.

Kombes Pol Dadang menegaskan dalam kasus penistaan kitab suci sebaiknya jangan sampai ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab memperkeruh kondisi keamanan Kota Medan yang kondusif.

“Intinya TPH sudah ditahan dan dalam pemeriksaan penyidik. Semuanya sama di mata hukum. Siapa yang salah baik itu sipil maupun anggota Polri harus diberikan tindakan tegas,” tutupnya. (*/ tribun medan.com)

Komentar

Berita Terbaru