oleh

Akibat Kebakaran, Selain Balai Pengajian, 10 Unit Rumah Musnah di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Data terakhir rilis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), selain satu balai pengajian, 10 unit rumah warga di Desa Pulo Ara, Geudong Tengoh, Kota Juang, Bireuen rata dengan tanah pasca kebakaran, Jumat (20/3) malam.

Kebakaran itu dipicu setelah terjadinya percikan api dari konsleting arus listrik milik PLN di balai pengajian, dan langsung menyambar rumah milik Tgk H Ramadhan.

Musibah kebakaran usai salat Isya itu ikut menghanguskan harta benda milik korban, diantaranya sepeda motor PCX dan satu unit Sepmor Astrea serta harta benda lainnya.

Selain satu unit balai pengajian, rumah yang ikut terbakar adalah milik Tgk H Ramadhan (Tudan), M Harun, Zulfikar, Ilyas, Taufiq, Tgk Nasruddin serta rumah Siti Aminah.

Selain itu rumah milik Yusra serta dua rumah kontrakan berbentuk kopel milik Mariatun, rumah Zainal juga rumah milik Adi.

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, kebakaran pertama terjadi setelah adanya percikan api dari balai pengajian milik Tgk H Ramadhan, lalu apinya langsung membesar dan ikut membakar rumah milik Tgk H Ramadhan serta ikut merambah ke bangunan lain di sekitar itu.

Melihat kobaran api terus membesar, sebagian pemilik rumah dan warga ikut panik dan berusaha menyelamatkan diri serta harta benda miliknya.

Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan, termasuk mobil pemadam kebarakan dari Krueng Mane, Aceh Utara.

Namun api dengan cepat membesar, sehingga 10 unit rumah dan satu balai pengajin itu dikawasan itu rata dengan tanah.

“Awalnya percikan api terlihat di balai pengajian, lalu menyambar rumah utama Tudan, dan kami keluar kerena warga sudah menjerit minta tolong kerena ada kobaran api,” ujar seorang korban di Pulo Ara, Bireuen, Zainal.

Pasca kejadian, Plt Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani, Anggota DPRK setempat, Zulfikar Apayub, Dinsos bersama unsur lainnya langsung turun ke lokasi kejadian.

Sementara paginya, Dinsos Bireuen langsung menyerahkan bantuan masa panik untuk seluruh korban kebakaran tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *