oleh

Alam Peudeng Kembali Berkibar di Tamiang

-Pena Berita-122 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Bendera warna merah berlambang bintang bulan dan pedang kerajaan (Alam Peudeng) kembali dikibarkan oleh OTK disejumlah titik diwilayah pusat pemerintahan Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (17/8).

Berkibarnya Alam Peudeung yang kedua di Bumi Muda Sedia ini bertepatapan dengan upacara peringatan kemerdekaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Republik Indonesia (RI), 17 Agustus 2017.

Informasi dihimpun Penanegeri.com menyebutkan, bendera Alam Peudeng diperkirakan dipasang sekitar pukul pukul 04.00 WIB dini hari saat keadaan sunyi. Adapun lokasi pemasangan tersebar di lima titik, yakni diatas billboard iklan di Pertigaan Desa Tanjung Karang, di billboard Simpang Hotel Grand Arya, di Desa Dalam, di billboard iklan milik Dishubkominfo Desa Tanah Terban dan di jalan utama Desa Tupah, Karang Baru.

Mengetahui hal tersebut, anggota Polsek dan Koramil Karang Baru serta Unit Intelkam Polres Atam turun kelokasi menurunkan bendera tersebut.

“Awalnya ada tiga bendera Alam Peudeng telah diturunkan dan diamankan di Polsek Karang Baru. Tapi katanya masih ada lagi,” ujar Muhram seorang warga sekitar.

Ternyata benar, pada pukul 13.30 WIB usai upacara Hut RI ditemukan kembali dua bendera Alam Pedeung masih berkibar, yakni di Desa Dalam dan di atas billboard depan Stadion Aceh Tamiang, Karang Baru. Kemudian personel polisi yang mendapat laporan dengan dibantu masyarakat langsung menurunkan paksa bendera asing tersebut.

Hingga kini petugas keamanan belum bisa mendeteksi pelaku pengibaran bendera yang menyerupai kerajaan Aceh Samudera Pasai tempo dulu itu. Pengibaran bendera Alam Peudeung ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dengan jumlah total sebanyak 8 helai bendera. Namun, masyarakat masih dibingungkan oleh aksi tersebut. Masyarakat berharap pengibaran bendera Alam Peudeung bukan kegiatan aksi speratis melawan NKRI, tapi sebaliknya menjaga perdamaian Aceh kedepan untuk selamanya.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo, SIK yang dihubungi awak media via telepon selular, Kamis (17/8) siang, membenarkan bendera Alam Peudeung berkibar kembali diwilayah Aceh Tamiang. Hari ini dikibarkan bertepatan dengan peringatan Hut RI 17 Agustus 2017. Namun begitu pihaknya masih mencari tahu maksud dan tujuan bendera tersebut dikibarkan.

“Kita belum bisa menganalisa pengibaran bendera itu mengarah ke politik atau kelompok separatis. Yang jelas ketika tujuannya bertentangan dengan negara harus di tindak tegas,” ujar Kapolres.

Diakuinya, bendera Alam Peudeung akhir-akhir ini marak dikibarkan disejumlah wilayah di Aceh termasuk di Aceh Tamiang. Atas kejadian tersebut pihaknya telah melaporkan kepada Kapolda Aceh bawah di Aceh Tamiang ada bendera Alam Peudeung berkibar dan sudah diamankan sebagai barang bukti polisi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *