oleh

Alami Penikaman, 2 Warga Balohang Diselamatkan Satgas Yonif 734

PENANEGERI, Malut – Satgas Yonif 734/SNS evakuasi dua warga akibat terkena sabetan senjata tajam seorang warga yang sedang mabuk dan berbuat onar dalam pesta pernikahan.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif 734/SNS, Letkol Inf Edwin Charles, dalam rilis tertulisnya di Maluku Utara, Sabtu (5/10/2019).

Dansatgas mengatakan dua orang warga Desa Balohang, Kepulauan Taliabu, Maluku Utara, bernama La vindo (27) dan La Uko (38), pada Jumat (4/10/2019) dini hari kemarin, ditikam Al Mursalat (39) akibat tersinggung dengan omongan korban karena dirinya mabuk dan berbuat onar di dapur pesta pernikahan.

“Dalam kondisi mabuk cap tikus, Al Mursalat (pelaku) menikam dua warga karena tidak terima dengan omongan korban usai berbuat onar di dapur,” katanya.

Untung, lanjut Dansatgas, kedua warga korban penikaman tersebut segera kita evakuasi ke Rumah Sakit Bobong, menyusul adanya laporan penyelenggara pesta La Nurdin ke Pos Lede Satgas Yonif 734/SNS.

“Saat ini kedua korban sudah dirawat di rumah sakit, si pelaku juga sdh kita serahkan ke pihak yang berwajib untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

Selain mengevakusi korban, tambah Dansatgas, personel satgas juga langsung menjaga situasi dan kondisi keamanan di lingkungan tersebut guna mencegah terjadinya keributan antar warga.

“Sampai saat ini kondisi kemanan kondusif, karena kita langsung melakukan pendekatan kepada warga agar kejadian ini tidak berlanjut,” tegasnya.

Pasca kejadian ini, dirinya juga terus menekankan kepada Danpos-Danpos untuk senantiasa menghimbau kepada warga di desa binaannya, agar menjauhi atau menkonsumsi minuman beralkohol melalui penyuluhan penyuluhan tentang bahaya Minuman keras, narkoba yang akan berdampak pada kekerasan, perkelahian, pemerkosaan.

Sementara itu dijelaskan Wadansatgas Mayor Inf Jainal Arifin, S.Pd., berdasarkan laporan dari warga yang melapor ke Pos Lede bahwa penikaman ini bermula usai acara hiburan dalam pesta penikahan yang diselenggarakan Nurdin.

Ia menyebutkan usai berjoged,
Al Mursalat (pelaku) minum minuman keras jenis cap tikus hingga mabuk. Dalam kondisi yang mabuk, Mursalat berbuat kerusuhan di dapur pesta pada pukul 03.00 WIT.

“Karena berbuat rusuh di dapur pesta, Al Mursalat di tegur oleh La Vindo dan La Uko. Bukannya malu, rupanya tersangka malah tersinggung,”terangnya.

Al Mursalat rupanya pulang kerumah untuk mengambil badik dan selanjutnya kembali menuju dapur dan menyerang La Vindo dan La Uko.

“Akibatnya, La Vindo mengalami luka robek perut bagian kanan sedangkan La Uko mengalami luka robek tangan kiri dan luka robek perut bagian kiri,”tandasnya.

Untuk menangani kejadian itu, Satgas segera datang ke lokasi, sembari berkoordinasi dengan satuan teritorial dan keamanan setempat.

“Saat tiba dilokasi, pelaku sempat dipukul warga hingga bersimbah darah dan pada bagian wajahnya mengalami lebam,”jelasnya.

Kemudian, lanjut Jainal, korban yang telah bersimbah darah dievakuasi menggunakan mobil pick up milik warga ke rumah sakit Bobong, sambil koordinasi dengan PMI untuk mencarikan stok darah.

“Alhamdulillah hingga saat ini korban dapat kita selamatkan,” pungkasnya. (pen/red)

Komentar

Berita Terbaru