oleh

Alasan Keamanan : Giliran Brunei dan Singapura Undur Diri di  Festival Rapai Internasional di Bireuen

-Aceh-8.423 views

PENANEGERI, Bireuen – Tak hanya Negera Vietnam, kini giliran Brunei Darussalam, Malaysia dan Singapura mengundurkan diri pada Festival Perkusi (rapai) Internasional yang digelar, di Stadion Cot Gapu, Kabupaten Bireuen.

Even akbar Festival Rapai Internasional yang akan dipentaskan mulai 12 sampai 15 Oktober 2019 itu sejatinya akan diikuti enam negara, termasuk beberapa provinsi lain di Indonesia.

Kecuali itu, India dan China dikabarkan mamastikan diri ikut hadir, lalu tim perkusi dari Sumatera Utara, Makassar, Papua, dan Riau sudah mengabari akan ikut hadir ke Bireuen.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bireuen, M Nasir M.Pd melalui Kabid Kebudayaan dan Pariwisata, Lissa Iskandar kepada wartawan, Jumat (11/10) mengatakan, informasi dari ketiga negara tersebut, beralasan karena pengaruh kabut asap, serta menyangkut kondisi keamanan Indonesia yang dianggap masih kurang stabil.

“Namun Negara China dan India dan beberapa provinsi lain seperti Riau, Sumatera Utara, Makasar, Papua dan Bengkulu sudah mematiskan diri ikut ambil bagian di even ini,” terangnya.

Baca Juga  Nyabu di Aceh Timur, Pria 54 Tahun Asal Deli Serdang Diciduk Polisi

Disinggung anggaran yang dikucurkan untuk Festival Perkusi (rapai) Internasional tersebut,  Lissa Iskandar menjaskan, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat, menganggarkan dana sebesar Rp 600 juta melalui anggaran APBK Bireuen 2019.

“Dana tersebut dianggarkan di Bidang Kebudayaan dengan dua tahap. Untuk sebagian dana itu dari APBK Murni serta ditambah dari APBK-P 2019 dengan total seluruhnya  Rp 600 juta,” terangnya.

Sementara itu, di Satdion Cot Gapu Bireuen hingga, Jumat (11/10) sore, ratusan peserta Perkusi (rapai) dari 17 Kecamatan di Bireuen yang ikut terlibat terus berlatih menabuh rapai, dan mereka  akan tampil saat pembukaan festival.

Komentar

Berita Terbaru