oleh

Alat Tangkap Ikan Ilegal di Aceh Utara Capai 1.140

-Aceh-12 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) akan menertibkan 1.140 alat tangkapan ikan ilegal di kabupaten setempat. Alat tangkap yang biasa disebut trawl itu sangat membahayakan ekosistem laut.

Hal itu disampaikan Kabid Peralatan Tangkap Ikan DKP Aceh Utara, Irawan dalam sosialisasi penggunaan alat tangkap ramah lingkungan dan pemusnahan pukat harimau (trawl) di pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Jumat (4/1) kemarin.

Pemusnahan alat tangkap trawl tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Kelautan Provinsi Aceh Endin Saifuddin, Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh Utara Jafar Ibrahim, Kasatpol air Polres Lhokseumawe Iptu Saiful Bahri serta sejumlah panglima laot kecamatan pesisir di Kabupaten Aceh Utara.

“Ke depan akan terus kita sosialisasikan penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Kita akan menggantikan alat itu karena sangat membahayakan bagi ekosistem laut,” kata Irawan.

Irawan menyebut, dari jumlah 1.140 trawl itu di Aceh Utara baru berhasil diganti sekitar 90 persen dengan jaring bantuan pemerintah Aceh. Misalnya kepada nelayan Syamtalira Bayu dan Kecamatan Tanah Pasir.

Baca Juga  Rumah Warga di Aceh Utara Terbakar, Ini Kronologisnya

“Nelayan yang mendapat bantuan alat tangkap jaring, telah menyerahkan alat trawl mini kepada petugas DKP. Alat tangkap tersebut dimusnahkan secara simbolis disaksikan petujas Satpolair Polres Lhokseumawe dan nelayan setempat,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru