oleh

Alex Ferguson Ingin VAR Diberi Kesempatan

PENANEGERI, Sepakbola – Mantan manajer Manchester United, Alex Ferguson, tidak yakin dengan nilai penggunaan teknologi video asisten wasit (VAR), namun bersedia memberikan hal itu kesempatan.

Manajer legendaris itu mengakui bahwa meski dengan bantuan VAR, keputusan masih bisa diperdebatkan, karena ada beberapa insiden dalam sebuah pertandingan seperti gol atau pelanggaran di kotak penalti yang belakangan ini diperdebatkan, bahkan untuk posisi offside.

VAR sedang digunakan di Bundesliga dan Serie A untuk mendapatkan ulasan dari berbagai pemain, pelatih dan penggemar, dengan Ferguson memahami sinisme terkait teknologi tersebut.

“VAR, saya rasa tidak ada orang di ruangan itu yang benar-benar yakin, tapi kami siap untuk menunggu dan melihat beberapa contohnya,” kata pria asal Skotlandia itu, berbicara di Forum Pelatih Elite UEFA di Nyon, dilansir FIFA.com, Sabtu (2/9).

“Mereka menunjukkan tiga atau empat klip, dan jujur saja dengan Anda, saya tidak dapat berpikir lebih teguh, juga tidak ada wasit, jadi saya kira kita dalam keadaan limbo. Ini layak dicoba karena Anda tidak bisa menghentikan kemajuan dari teknologi dan di masa depan pasti ada hal semacam ini. Jika kemajuan berarti Anda akan memperbaiki operasi wasit, maka perlu dicoba dan dilihat hasilnya,” tambahnya.

“Mungkin dalam dua atau tiga tahun lagi ini menjadi bagian dari pertandingan. Ingat, kami berbicara tentang teknologi goalline (garis gawang) bertahun-tahun sebelum benar-benar tiba. Itu terjadi dan berhasil untuk melihat hasil pertandingan yang benar-benar adil,” sambung Ferguson.

“Jadi beri VAR kesempatan. Kami siap untuk menunggu, saya pikir UEFA juga pada tahap itu, tapi mengingat beberapa contoh lainnya, mungkin akan baik-baik saja. Ini demi sebuah pertandingan yang mungkin bisa mengubah hasil sejarah, sepakbola adalah olahraga yang rumit dan bahkan, dengan tiga orang wasit masih terbilang sulit untuk menentukan keputusan penting,” lanjutnya.

Dilihat dari penggunaannya, di beberapa negara jelas mengalami kemajuan dan itu akan sangat membantu. Kini setiap elemen sepakbola hanya perlu terbiasa dan dengan begitu, perdebatan panjang dalam suatu pertandingan tidak perlu lagi dilakukan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *