oleh

Alot, Pembahasan RUU Pemilu di DPR RI

PENANEGERI, Jakarta- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap Rancangan Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu), Kamis (20/7).

Jalannya proses pengambilan keputusan RUU Pemilu di DPR hari ini berjalan alot.

Lobi yang dilakukan antarfraksi juga makin panjang dan intens, hingga sempat jeda waktu skors parpipurna DPR selama 8 jam lebih hingga malam hari Kamis.

Hal yang alot dibahas di RUU Pemilu ini adalah soal presidential threshold.

Koalisi pemerintah yang ingin presidential threshold 20% sebenarnya sudah dipastikan unggul daripada Partai Gerindra, PKS, dan Partai Demokrat yang ingin presidential threshold dihapuskan bila voting dilakukan malam ini.

Sempat muncul usulan agar paripurna ditunda lagi ke Senin (23/7). Gerindra cs juga disebut akan walk out bila voting dilakukan malam ini.

Rapat paripurna hari kamis (20/7)dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Rapat dihadiri oleh 534 anggota dengan agenda pengambilan keputusan tingkat II terkait RUU Pemilu.

Berikut lima opsi yang sudah disepakati oleh Pansus RUU Pemilu bila harus voting di paripurna:

Paket A
1. Presidential threshold: 20-25 persen
2. Parliamentary threshold: 4 persen
3. Sistem Pemilu: terbuka
4. Alokasi kursi DPR di daerah pemilihan: 3-10
5. Metode konversi suara: sainte-lague murni

Paket B
1. Presidential threshold: 0 persen
2. Parliamentary threshold: 4 persen
3. Sistem Pemilu: terbuka
4. Alokasi kursi DPR di daerah pemilihan: 3-10
5. Metode konversi suara: kuota hare

Paket C
1. Presidential threshold: 10-15 persen
2. Parliamentary threshold: 4 persen
3. Sistem Pemilu: terbuka
4. Alokasi kursi DPR di daerah pemilihan: 3-10
5. Metode konversi suara: kuota hare

Paket D
1. Presidential threshold: 10-15 persen
2. Parliamentary threshold: 5 persen
3. Sistem Pemilu: terbuka
4. Alokasi kursi DPR di daerah pemilihan: 3-8
5. Metode konversi suara: sainte-lague murni

Paket E
1. Presidential threshold: 20-25 persen
2. Parliamentary threshold: 3,5 persen
3. Sistem Pemilu: terbuka
4. Alokasi kursi DPR di daerah pemilihan: 3-10
5. Metode konversi suara: kuota hare

Hingga Kamis malam hari para anggota fraksi-fraksi di DPR masih saling melobi, sidang pembahasan RUU ini juga sempat diskors. Hasil dari RUU Pemilu akan menjadi pijakan strategi untuk partai politik di Pemilu 2019 mendatang. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *