oleh

Alumni Unimal : Pembuat “Hoax” Rekrutmen Tenaga Kerja KEK Arun Harus Dipolisikan

-Aceh-658 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Informasi sesat tentang perihal rekrutmen tenaga kerja KEK Arun beredar luas di media sosial sejak Rabu (9/1) kemarin. Karena dianggap telah merugikan banyak pihak, kalangan mahasiswa meminta pembuat hoax tersebut diberi efek jera.

“Saya lihat ada kegaduhan di kalangan warga terutama warganet, karena salah satu persyaratan di rekrutmen hoax itu harus lulusan dari kampus terakreditasi A, harus IPK minimal 3.00 dan lulusan S2 dengan IPK 3.20, sementara kampus di sekitar KEK Arun tak ada yang terakreditasi A,” ujar Alumni Universitas Malikussaleh (Unimal), Mukhlis Azmi ST kepada Penanegeri.com, Kamis (10/1).

Selain itu, sambung Mukhlis Azmi, perihal hoax tersebut juga telah menimbulkan beban mental bagi lulusan yang bukan dari kampus terakreditasi A. Bahkan banyak juga sumpah serapah kepada pemerintah akibat informasi itu.

“Banyak harapan dari warga dengan adanya KEK Arun, apalagi Wakil Gubernur Nova Iriansyah pernah mengatakan di media pada 2017 lalu, bahwa KEK Arun akan merekrut 40 ribu tenaga kerja. Jadi, kalau syaratnya mesti lulusan kampus terakreditasi A, pertanyaannya mau dikemanakan lulusan seperti dari Unimal, Politeknik atau IAIN yang kampus tersebut boleh dibilang ada di lingkungan KEK Arun,” timpalnya.

Diberitakan sebelumnya, informasi tentang rekrutmen tenaga kerja KEK Arun itu menyebar luas di media sosial. Berita tersebut diketahui sesat (hoax) setelah adanya klarifikasi dari Kepala Administrator KEK Arun Lhokseumawe melalui laman resmi pemerintah Aceh acehprov.go.id.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *