oleh

Amblasnya Ruas Jalan di Kulu Kutablang Bireuen Kian Parah

PENANEGERI, Bireuen – Akibat abrasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan, ruas jalan menuju Desa Kulu, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen yang berada di bantaran jalan amblasnya kian parah, Jumat (27/12).

Sejak beberapa hari belakangan ini, kondisi ruas jalan di kawasan tersebut bertambah parah, bahkan badan jalannya mulai ambruk ke sungai.

Menurut sejumlah warga Kulu, Kutablang kepada Penanegeri.com, Jumat (27/12) sore mengaku, amblasnya badan jalan sudah tambah parah dan jalananya terancam putus.

“Sebagian badan jalan sudah mulai amblas, bila tak segera ditangani maka terancam putus dan membahakan bagi warga saat melintas,” ujar Sulaiman salah seorang warga Kulu.

Geuchik Desa Kulu, Dulliah kepada wartawan menjelaskan, pasca amblas akibat abrasi sungai,  badan jalannya  hanya tersisa sekitar 2 hingga 3 meter lagi, kondisi ini sangat membahayakan warga saat melintas.

Dibeberapa titik lainnya, tambahnya, sudah dipasang beronjong penahan abrasi, namun di Desa Kulu belum sama sekali, sehingga kondisinya terus terguras abrasi.

“Beberapa minggu lalu sudah pernah dipasang tanda bahaya, sekarang sudah tidak ada lagi.  Namun kondisi amblasnya badan jalan ini sudah terjadi berulangkali, tetapi hingga saat ini belum tertanggulangi,” katanya.

Baca Juga  Banjir di Bireuen Surut, Proses Belajar di SDN 15 Pulo Ara Kembali Normal

Sementara itu Camat Kutablang Bireuen, Mukhsin mengaku, disamping amburuknya ruas jalan,  kondisi ini juga mengancam ambruknya Meunasah Desa Kulu, karena jalan tersebut pembatasnya sungai dan meunasah.

“Kalau kita lihat ruas jalan  yang sudah rusak dan telah amblas ke sungai ada sekitar 500 meter lebih, mulai dari dekat jembatan Krueng Tingkeum hingga ke Desa Kulu, hal ini karena tidak adanya beronjong penahan abrasi,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru