oleh

AMMBU Medan Demo Gugat Perppu Ormas

-Unjuk Rasa-67 views

PENANEGERI, Medan – Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Umat (AMMBU) menggelar aksi unjuk rasa untuk menggugat Perppu Ormas dan menolak rezim Represif, di Bundaran SIB, Kota Medan, Senin (17/7). Aksi tersebut dikordinir oleh Andika Mirza dengan jumlah massa sekitar 300 orang.

Dalam orasinya Mirza menyampaikan, menolak keras terbitnya Perppu NO 02 tahun 2017 karena sepenuhnya tidak ada alasan yang bisa diterima terkait terbitnya Perpu tersebut. Undang-Undang nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas adalah peraturan perundangan yang telah ditetapkan.

“Mestinya pemerintah menjadi pihak pertama dalam ketaatan kepada hukum bukan justru menghindari dan merasa kesulitan dalam menghadapi ormas, sehingga membuat peraturan baru,” ujarnya.

Dikatakannya, secara substansial, Perppu tersebut mengandung sejumlah poin-poin yang bakal membawa negeri ini kepada era rezim diktator yang Represif dan otoriter.

“Pertama, dihilangkannya proses pengadilan dalam mekanisme pembubaran Ormas pasal 61, membuka pintu kesewenang-wenangan karena pemerintah akan bertindak secara sepihak dalam menilai, menuduh, dan menindak ormas, tanpa ada ruang bagi ormas itu untuk membela diri,” tegas Mirza.

Kedua, sambung Mirza, adanya ketentuan-ketentuan yang bersifat karet seperti larangan melakukan tindakan permusuhan terhadap SARA pasal 59 (3) dan penyebaran paham lain yang dianggap bakal mengganggu Pancasila dan UUD 1945 pasal 59 (4) berpotensi dimaknai secara sepihak untuk menindas pihak lain.

“Terakhir, adanya ketentuan pemidanaan terhadap anggota dan pengurus ormas pasal 82 A, menunjukkan Perppu ini menganut prinsip kejahatan asosiasi dalam mengadili pikiran dan keyakinan sesuatu yang selama ini justru ditolak,” timpalnya.

Menurutnya, berdasarkan semua hal di atas maka publik semakin mendapatkan bukti bahwa rezim yang berkuasa saat ini adalah rezim Represif anti Islam, buktinya setelah sebelumnya melakukan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis, bahkan diantaranya ada yang masih ditahan hingga sekarang, Lalu melakukan penjelasan terhadap para Da’i, pembubaran atau penghalangan terhadap kegiatan dakwah di sejumlah tempat.

“Kini pemerintah menerapkan Perppu yang sangat Represif dengan tujuan membubarkan ormas Islam,” tandas Mirza.

Amatan Penanegeri.com dilokasi, dalam pelaksanaan unjuk rasa itu, massa juga membentangkan spanduk yang bertuliskan, Tolak Perppu Ormas Gugat Rezim Diktator Anti Islam. Perppu Ormas Bukti Rezim Diktator. Perppu Ormas Kriminalisasi Ajaran Islam, dan Tolak Pengesahan Perppu Ormas dan Tolak Kriminalisasi Ormas Islam.

Sekitar pukul 10.50 WIB, massa aksi terlihat membubarkan diri dengan tertib setelah menyuarakan aspirasi mereka.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *