oleh

Anak Buah Abu Razak, Wan Neraka Masih Dirawat di RS  Bhayangkara

PENANEGERI, Bireuen – Pasca baku tembak antara pihak keamanan dan Kelompok Bersenjata di Gampong Keudee, Trienggadeng, Pidie Jaya Kamis (19/9) lalu, Wan Neraka hingga kini masih di rawat di rumah sakit Bhayangkara, Banda Aceh.

Awalnya, baku tembak di Trienggadeng, Pidie Jaya sempat beredar disejumlah media, kalau pelaku yang tewas sebanyak empat orang.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi kepada Penanegeri.com, Minggu (22/9) usai menghadiri peresmian Batching Plant di PT Takabeya Perkasa Group, di Batee Geulungku, Pandrah menjelaskan, anggota KKB yang tewas dalam kontak tersebut adalah tiga orang, bukan empat orang.

“Yang meninggal usai tertembak itu adalah Abu Razak, Hamni dan Zulfikar. Tapi kalau Wan Neraka hingga kini masih menjalani perawatan secara intensif di RS Bhayangkara, Banda Aceh,” katanya.

Menurut Kapolres, Wan Neraka ini terkena timah panas polisi di bagian leher, sehingga membuat kondisinya kritis, dan hingga saat ini harus menjalani perawatan.

Usai kejadian, Ia kita amankan setelah terkena dibagian lehernya. Jadi sampai sekarang masih dirawat intensif di RS Bhayangkara.

Baca Juga  Kaca Mobil Dinas Dibobol, Tas dan Senpi Pamtup Ketua DPRK Aceh Besar Hilang

“Sementara yang selamat dalam saat kejadian itu hanya Muhamamd Taufiq yang kita hadirkan dalam konferensi pers kemarin. Jadi yang meninggal tiga orang,” tegasnya.

Komentar

Berita Terbaru