oleh

Anggota DPRA, Drs Amirudin Idris Diduga Masih Jabat Rektor Almuslim Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Meski telah dilantik sebagai anggota DPRA, Drs Amiruddin Idris SE, MSi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) asal daerah pemilih (Dapil) III, Bireuen diduga masih menjabat Rektor Almuslim Peusangan.

Hal itu terungkap saat prosesi rapat senat terbuka mewisuda sebanyak 520 sarjana dan ahli madya, Sabtu (21/12) kemarin, di gedung Ampon Chiek, Peusangan Bireuen. Bahkan Ia juga ikut memberikan kata sambutan pada agenda itu.

Saat kegiatan tersebut, Amiruddin Idris masih mengenakan baju kebesaran di Universitas Almuslim, dan ikut dihadiri  Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah serta ketua yayasan Almuslim, Drs Anwar Idris serta ketua DPRA H Dahlan Jamaluddin SIP yang ikut menyampaikan orasi ilmiah.

Namun anehnya, saat ini posisi Drs Amiruddin Idris sebagai anggota DPRA. Sementara dalam UU No 17 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD jelas sudah diatur larangan merangkap jabatan tersebut, dan itu diatur secara eksplisit dalam pasal 350 ayat 2 yang berbunyi.

Anggota DPRD Provinsi dilarang melakukan pekerjaan sebagai pejabat struktural pada lembaga pendidikan swasta, akuntan publik, konsultan, advokat atau pengacara, notaris, dan pekerjaan lain yang ada hubungannya dengan wewenang dan tugas DPRD Provinsi serta hak sebagai anggota DPRD Provinsi.

Baca Juga  Cegah Stunting, Wakil Ketua PKK Aceh Ajak Masyarakat Banyak Makan Ikan

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Yayasan Pemimpin Muda Aceh (YPMA), Yusri S.Sos kepada wartawan, Senin (23/12) menyebutkan, seharusnya bapak Amiruddin Idris harus memilih, tetap sebagai Rektor atau Anggota DPRA.

Kata Yusri, apabila memang takut melepaskan kursi Rektor, maka jangan memilih menjadi Anggota DPRA, dan sebaliknya bila ingin menjadi wakil rakyat sudah seharusnya meninggalkan kursi rektor.

“Saya sebagai alumni Universitas Almuslim ikut kecewa dengan sikap serakah rektor. Apabila memang la telah mengundurkan diri dari rektor sejak enam bulan lalu. Tentunya  ada ijazah mahasiswa yang telah ditandatanganinya kemarin tentu sangat fatal,” katanya.

Sementara itu Kabag Humas Universitas Almuslim, Zulkifli, M.Kom yang dikonfirmasi wartawan sebelumnya mengakatan, Drs Amiruddin Idris telah mengundurkan diri dari jabatan rektor sejak enam bulan lalu.

Sementara ini, untuk jabatan rektor tersebut kini telah diserahkan dan dijabat kepada Bidang Akademik, Dr H Hambali.

“Kalau kehadiran bapak Amiruddin Idris saat acara wisuda tersebut hanya mendampinggi Pak Plt Gubernur Aceh, untuk  menerima penyerahan buku tentang bencana,” ucapnya.

Komentar

Berita Terbaru