oleh

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Bireuen Urutan Ketiga di Aceh

PENANEGERI, Bireuen – Tahun 2018, angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bireuen berada diurutan ketiga di Provinsi Aceh setelah Pidie dan Aceh Utara.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Amir Addani M.Kes pada kegiatan pembelajaran Audit Maternal Perinatal (AMP), di Aula dinas setempat, Selasa (16/7).

“Selama ini Dinas Kesehatan Bireuen telah berupaya untuk akelerasi penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian balita (AKB). Tetapi masalah AKI dan AKB ini belum bisa terselesaikan,” ujarnya.

Amir Addani menambahkan, salah satu upaya yang dijalankan oleh dinas kesehatan selama ini dengan melakukan Audit Meternal Perinatal (AMP).

Dijelaskannya, audit meternal perinatal ini merupakan salah satu program kementrian kesehatan guna mempercepat penurunan angka kematian ibu dan kematian bayi.

Selain audit terhadap kematian ibu saat kehamilan, proses persalinan, nifas serta kematian parinatal dan neonatal pada janin atau bayi.

“Dengan adanya kegiatan ini, pelayanan kesehatan lebih berkualitas dengan menetapkan proritas, mengatasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap angka kematian ibu dan angka kematian bayi,” harapnya.

Baca Juga  Sambut Pemilu Damai, Polres Bireuen Gelar Tabligh dan Zikir di Masjid Agung

Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani SH,MSi menyampaikan, tingginya kematian ibu dan bayi menjadi tanggungjawab bersama, baik pemerintah dan masyarakat.

Selama ini, tambah Muzakkar pemerintah telah berupaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi. Tetapi masalah AKI dan AKB perlu dilakukan audit meternal perinatal (AMP) sebagai survelans respon.

“Kita berharap agar dilakukan intervensi masing-masing pihak, perlunya koordinasi dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi terhadap intervensi yang disepakati,” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti Ketua IDI Bireuen, direktur rumah sakit umum dan swasta, Kepala Puskesmas, organisasi profesi, kiordinator KIA, koordinator Bidan Desa, Lembaga Mitra Kerja serta camat.

Komentar

Berita Terbaru