oleh

Antisipasi Langkanya Gas Elpiji, Pemuda Jangka Bireuen Ciptakan Kompor Roket

-Aceh-10.140 views

PENANEGERI, Bireuen – Muamar yang tercatat sebagai Warga Gampong Lhok Bugeng, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen berhasil menciptakan kompor roket (Rocket Stove) yang dapat dimanfaatkan untuk memasak, guna mengantisipasi kelangkaan gas elpiji bagi masyarakat.

Keberhasilan mahasiswa Universitas Malikussaleh jurusan tehnik mesin ini dipamerkan, di stand Gampong Lhok Bugeng saat kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID), di halaman Gedung Serba Guna, Kecamatan Jangka, Selasa (27/8).

Pencetus kompor roket, Muammar kepada Penanegeri.com menjelaskan, Rocket Stove atau kompor roket ini salah satu solusi, guna mengantipasi kelangkaan gas elpiji bersubsidi di pasaran.

“Kompor ini menggunakan kayu berukuran kecil sebagai bahan baku utama. Kayu dibakar dalam ruang pembakaran sederhana yang berisi cerobong vertikal terisolasi. Pembakaran hampir sempurna sebelum api mencapai permukaan untuk dapat memasak,” ungkapnya.

Kelebihan kompor roket (Rocket Stove) ini dapat dilakukan pembakaran kayu dengan temperature yang tinggi, sebab ini menyebabkan pembakaran menjadi sempurna.

Selanjutnya kompor ini dapat menghasilkan energi panas yang lebih banyak, sehingga tidak menimbulkan banyak asap dan serta ramah lingkungan.

Baca Juga  Sebar Hoax, Polisi Tangkap Seorang PNS di Abdya

“Sedangkan besar kecil api yang diperlukan saat memasak bisa diatur lewat udara yang masuk dan mengunakan bahan bakar kayu yang sedikit, maka bisa menghasilkan api yang besar atau sebaliknya,” timpalnya.

Diterangkan Muamar, apabila dibandingkan dengan kompor kayu konvensional, pembakar terbuka (open fire), maka rocket stove ini lebih hemat bahan bakar hingga 50 persen.

Cara mengunakan rocket stove ini, sambungnya, cukup mudah dan praktis dengan memasukan kayu ke dalam tungku yang berbentuk sudut 45°. Lalu diambil kertas bekas atau kertas surat kabar atau jenis apa saja yang mudah dibakar.

Selanjutnya kertas itu dibakar dan masukan ke dalam tungku melalui pipa bawah (pipa udara masuk) sehingga kayu yang ada didalam tungku tersebut langsung terbakar dan tungku tersebut siap digunakan untuk memasak apa saja.

Kalau dilihat, spesifikasi kompor roket ini dengan tinggi 30 centimeter, panjang 30 centimeter dengan diameter 3 inchi. Sedangkan panjang kakinya 50 centimeter dan bobot mencapai 3 kilogram.

“Kita berharap ini dapat terus dikembangkan, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan kompor roket ini. Kompor ini hemat, ramah lingkungan serta bisa mengantipasi kelangkaan gas elipji bagi masyarakat selama ini,” pungkasnya

Komentar

Berita Terbaru