oleh

Antonio Conte Tegaskan Tak Terganggu dengan Komentar Mourinho

PENANEGERI, Sepakbola – Manajer Chelsea, Antonio Conte, telah membantah pernyataan Jose Mourinho (manajer Manchester United) yang mulai memberikan gangguan. Mantan pelatih Juventus tersebut pada pekan ini meminta Mourinho untuk “memikirkan timnya sendiri” setelah Chelsea mengalami serangkaian cedera.

Namun, ketika ditekan tentang isu perseteruan yang semakin memanas, Conte bersikeras bahwa hal bodoh jika fokus pada masalah ini (pernyataan Mourinho).

“Setiap manajer harus membicarakan pekerjaannya, dirinya sendiri, timnya, para pemainnya, dan bukan yang lain, setiap manajer harus fokus pada pekerjaannya sendiri dan itulah cara terbaik,” katanya dalam sebuah konferensi pers dilansir Sky Sport, Sabtu (21/10).

“Saya pikir pembicaraan semacam ini adalah hal bodoh, bahkan sebuah isu bodoh. Tapi menyenangkan ada banyak yang memperhatikan saya, jelas saya terkejut,” tambahnya.

Chelsea menjalani pertandingan melawan Watford setelah mengalami dua kekalahan di Liga Primer berturut-turut dan bermain imbang 3-3 pertandingan melawan Roma di Liga Champions pada tengah pekan.

The Blues telah kalah tiga kali dalam delapan pertandingan sejauh musim ini, perbandingan jauh ketika Antonio Conte membawa klubnya memenangkan gelar liga dengan catatan lima kali kali kalah.

Ada juga laporan tentang masalah di ruang ganti pada periode sulit, dengan beberapa pemain senior dikatakan tidak senang dengan program pelatihan dari Conte.

Meskipun Conte mengatakan dia senang dengan komitmen para pemainnya, dia menyatakan bahwa kembalinya klub ke sepakbola Eropa musim ini memaksa Chelsea untuk bekerja “bekerja lebih sedikit” dalam latihan daripada yang mereka inginkan.

“Metode saya sama saja seperti musim lalu. Jujur saja, saya kira kami mungkin kurang maksimal pada musim ini, pada aspek taktis dan aspek fisik, karena kami bermain setiap tiga hari,” lanjut manajer asal Italia itu.

“Bila Anda bermain setiap tiga hari, tidak mungkin mengerjakan semuanya secara fisik. Pada aspek taktis, Anda harus bekerja lebih sedikit dan kurang memperhatikan setiap detailnya. Itulah yang kami alami,” sambungnya.

“Setelah dua kali kalah dan sekali imbang, saya senang atas usaha dan komitmen para pemain saya. Jika Anda bertanya kepada saya tentang hasil terakhir, saya tidak bahagia. Setelah dua kali kalah dan satu hasil imbang, tidak ada manajer yang bisa bahagia,” tandas Conte.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar