oleh

Apel Siaga Umat 313 Siap Putihkan KPU

-Pena Berita-452 views

PENANEGERI, Jakarta – Panitia bersama apel siaga umat 313 akan menggelar aksi damai putihkan KPU dan KPUD se Indonesia, Minggu (31/3) mendatang.

“Umat Islam yang ikut apel siaga ini Insya Allah denpgan hati yang bersih dan dengan semangat pelaksanaan kewajiban agama sesuai arahan Fatwa MUI 2009 dalam Itjimak Ulama Komisi Fatwa 2009 di Padang Panjang tentang pemilu dan arahan ulama dalam hasil Ijtimak Ulama GNPF 2018 di Jakarta,” ujar KH Muhammad al Khathtath selaku Ketua SC dalam konfrensi pers di Aula Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/3).

Ia menambahkan, umat Islam menuntut pihak KPU sebagai penyelenggara pemilu bisa mewujudkan pemilu yang bersih, jurdil dan tanpa kecurangan.

“Umat Islam menuntut pihak-pihak terkait seperti partai-partai, Caleg dan Capres sebagai peserta pemilu. Bawaslu dan Pawaslu sebagai pengawas pemilu maupun aparat keamanan untuk bertekad mewujudkan pemilu 2019 yang bersih, jurdil dan tanpa kecurangan agar terwujud kepemimpinan nasional yang benar dan kuat yang akan mampu memikul beban amanat penderitaan rakyat dan terpilihnya para wakil rakyat yang amanah yang bisa mengawal pemerintahan dengan benar,” jelas Sekjen FUI itu.

Pihaknya berharap, apel siaga umat 313 ini bisa diduplikasi oleh seluruh umat Islam di daerah sehingga mereka bisa memutihkan KPUD di seluruh Indonesia baik pada hari dan tanggal yang sama maupun pada hari-hari berikutnya.

“Kami mengintruksikan kepada pimpinan Ormas di daerah untuk membentuk kepanitiaan bersama dengan para pengurus dari Ormas Islam lainnya untuk melaksanakan kegiatan tersebut,” sebut Al Khathtath.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PA 212, KH Slamet Maarif menyampaikan, pihaknya akan mendukung dan bekerjasama untuk mensukseskan apel siaga umat 313 pada hari Ahad nanti.

“Apel siaga ini juga sebagai upaya melibat aktifkan masyarakat untuk berpartsipasi dalam pemilu,” ucapnya.

Kegiatan ini, lanjut Slamet Maarif, juga sebagai gerakan publik untuk mengawal para penyelenggara pemilu agar berlaku jurdil dan tanpa kecurangan.

“Kami tidak akan membawa atribut parpol dan kontestan pemilu baik Capres dan Pileg. LPI akan mengecek atribut tersebut sebelum menuju ke KPU,” tandasnya sembari mengatakan aksi nanti juga akan dihadiri tokoh agama Kristen, Budha, dan Hindu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *