oleh

Arab Saudi Perintahkan warganya untuk Tinggalkan Lebanon

PENANEGERI, Desk Internasional – Kerajaan Arab Saudi telah menyarankan pada warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Lebanon dan meminta warga Arab Saudi yang tengah berada di negara Lebanon tersebut untuk pergi meninggalkan Lebanon sesegera mungkin.

Kantor berita resmi SPA mengutip sumber resmi di kementerian luar negeri Kerajaan Arab Saudi pada hari Kamis (9/11) mengatakan, “Karena situasi di Republik Lebanon, sumber resmi di Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa warga negara Saudi yang berkunjung atau tinggal di Lebanon diminta untuk meninggalkan negara Lebanon sesegera mungkin. Kerajaan menasehati semua warganya agar tidak melakukan perjalanan ke Lebanon.”

Lebanon telah berada diambang situasi tak menentu, setelah pengunduran diri tiba-tiba Perdana Menteri Saad al-Hariri, yang mengumumkan kepergiannya saat berkunjung ke Arab Saudi pada hari Sabtu lalu.

Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri mengejutkan negaranya pada hari Sabtu saat dia mengumumkan dalam sebuah pernyataan di televisi bahwa dia mengundurkan diri. Dia belum pernah terlihat di Lebanon sejak saat itu.

Keberadaannya sejak saat itu belum diketahui.

Koresponden kantor berita Al Jazeera di Lebanon mengatakan bahwa presiden negara tersebut, Michel Aoun, akan segera meminta bantuan dari masyarakat internasional, Liga Arab, Amerika Serikat, Inggris, China dan Rusia – untuk membantu mengungkap alasan di balik pengunduran diri Hariri yang tak terduga.

Sementara Kantor berita Reuters melaporkan pada hari Kamis (9/11), mengutip seorang pejabat senior Lebanon, bahwa pemerintah Lebanon belum menerima surat pengunduran diri Hariri secara resmi, dan karena itu masih menganggap Hariri sebagai perdana menteri.  (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *