oleh

Ayah Mayweather Tanggapi Keberanian McGregor di Ring Tinju

PENANEGERI, Tinju – Floyd Mayweather Senior, yang merupakan ayah dan pelatih juara dunia lima divisi Floyd Mayweather Jr (50-0, 27 KO), sependapat dengan anaknya bahwa superstar UFC Conor McGregor harus melangkah jauh dari ring tinju.

Akhir pekan lalu, McGregor – petarung yang paling populer dalam seni bela diri campuran – membuat debut tinju profesional di T-Mobile Arena, Las Vegas.

Dia melangkah ke atas ring dengan Mayweather, yang pada usia 40 tahun memutuskan kembali dari pensiun dua tahun lalu.

McGregor telah berjanji untuk menjatuhkan Mayweather dalam empat ronde, dan bahkan meramalkan kemenangan di ronde pertama setelah Komisi Atletik Negara Bagian Nevada menyetujui penggunaan sarung tangan kelas 8 ons untuk pertarungan tersebut.

Namun hal itu tidak terjadi. McGregor memulai dengan cara yang baik, dan kemudian mulai memudar di ronde kedua dan terpaksa berhenti di ronde kesepuluh.

Setelah bertarung, McGregor menyatakan ketertarikannya untuk melanjutkan karir di dunia tinju. Namun, Mayweather menyarankan McGregor untuk kembali ke UFC, agar tidak terluka oleh petinju muda yang lebih aktif. Dan Mayweather Senior sepakat dengan pendapat anaknya.

“Saya belum pernah melihat seseorang berbicara seperti cara dia (McGregor) berbicara. Dan kemudian pergi ke sana dan bertarung seperti itu? Itu menyedihkan. Khususnya karena semua pukulan ilegal yang dilakukannya, memukul seseorang dari belakang kepala,” ujarnya.

“Semua hal yang dilakukannya seperti orang gila. Dia tidak menunjukkan sesuatu seperti olahraga tinju. Saya tidak melihat apa-apa. Saya hanya melihat pukulan kecil. Saya mengatakan kepada anak saya di sudut ring bahwa ‘Ketika dia lelah, dia akan sangat lelah.’ Dan akhirnya dia melakukannya,” kata Mayweather Sr dikutip dari laman Fox Sport, Minggu (3/9).

“Semua yang baik adalah tentang uang untuknya. Karena tidak ada kejayaan dalam apa yang dia lakukan, karena yang dilakukannya adalah sebuah kegagalan. Izinkan saya untuk memberi tahu Anda sesuatu, jika dia terus bertarung, melakukan hal itu di sana dengan ring tinju, seseorang akan membunuhnya,” sambungnya.

“Dia tidak punya kemampuan itu untuk kelas profesional, itu bukan wilayahnya, bukan arena pertarungannya. Jadi baiknya dia mempertahankan apa yang dimiliki dan memenangkan gaya bertarungnya di tempat yang tepat,” tandas ayah Mayweather.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *