oleh

Bahas Kepatuhan Faskes, BPJS Kesehatan Langsa Evaluasi FKTP se-Aceh Timur

PENANEGERI, Aceh Timur – BPJS Kesehatan Cabang Langsa melakukan pertemuan monitoring dan evaluasi kepatuhan Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat Pertama (FKTP) se-Aceh Timur, Rabu (28/8).

Hal ini dilakukan guna mengoptimalkan tingkat kepuasan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di fasilitas kesehatan.

Kegiatan yang diikuti oleh 46 perwakilan FKTP ini juga membahas terkait dengan daerah belum tersedia fasilitas memenuhi syarat (DBTFMS).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, Sahminan mengungkapkan, bahwa di Kabupaten Aceh Timur tidak terdapat FKTP yang belum memenuhi syarat serta dirinya juga berkomitmen untuk memastikan fasilitas kesehatan khususnya FKTP selalu memenuhi dan melengkapi sarana/prasarana yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Di Kabupaten Aceh Timur ini tidak ada FKTP yang belum memenuhi syarat dalam melayani peserta JKN-KIS. Selain itu, kami juga akan berusaha untuk terus memastikan dan mengawasi perkembangan FKTP dalam menyediakan alat-alat medis maupun ketersediaan dokter sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dengan BPJS,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Nur Eva Parindury dalam sambutannya sangat mengharapkan agar seluruh FKTP yang ada di Kabupaten Aceh Timur berusaha maksimal dalam memenuhi indikator kpatuhan ini.

Baca Juga  Warga Miskin di Gampong Meunasah Reudeup Terima Bantuan Rumah

“FKTP sangat diharapkan komitmennya dalam melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai dengan kontrak atau Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dengan adanya evaluasi dan monitoring terkait kepatuhan FKTP ini diharapkan dapat meningkatkan indeks kepuasan peserta terhadap program JKN-KIS melalui pelayanan yang dilakukan pada fasilitas kesehatan khususnya FKTP,” ucapnya.

“Hingga Juli 2019 ini, di Kabupaten Aceh Timur terdapat 44 FKTP mitra BPJS Kesehatan yang terdiri dari 27 Puskesmas, 9 klinik pratama, 7 DPP, dan 1 klinik Polri yang melayani peserta JKN-KIS,” tutup Eva.

Komentar

Berita Terbaru