oleh

Bahrun Naim Dikabarkan Tewas di Suriah

PENANEGERI, News – Teroris yang termasuk kategori HVT (High Value Target) yakni Bahrun Naim, santer dikabarkan telah tewas di Syria (Suriah).

Bahrun Naim yang juga disebutkan adalah anggota Jemaah Ansharut Daulah (JAD), sebuah aliansi atau jaringan militan yang setia kepada ISIS, dan sebagian besar dianggap sebagai target bernilai tinggi, atau HVT di dalam lingkaran kontra terorisme.

Selain serangan bunuh diri di pusat kota Jakarta pada 14 Januari 2016, diduga Bahrun Naim juga terlibat dalam plot teror lainnya di Indonesia.

Sebagai salah satu buronan teroris kategori HVT (High Value Target) Bahrun Naim dikabarkan telah tewas di Suriah.

Namun, Polri belum bisa mengonfirmasi informasi tersebut.

“Sampai saat ini Polri belum bisa menginformasi ya, BN itu telah tewas atau tidak,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/12).

Berita mengenai tewasnya Bahrun Naim dalam suatu pertempuran di Suriah masih belum dibenarkan oleh Polri. Kendati demikian, Polri membenarkan bahwa Bahrun Naim terakhir kali dijumpai di Suriah.

Baca Juga  ISIS Serang Kedutaan Irak di Kabul, Afghanistan

“Kalau kita lihat beberapa kesaksian-kesaksian yang ada menyatakan yang bersangkutan masih di wilayah Suriah,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (4/11).

Bahrun Naim, lanjut Martinus, merupakan seorang teroris yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Ya, Polri sendiri sudah menetapkan yang bersangkutan sebagai DPO ya,” kata Kombes Martinus menegaskan.

Sebelumnya, berita tewasnya Bahrun Naim tersebar melalui tangkapan layar (screenshot) sebuah grup percakapan online yang tersebar di media sosial. Informasi tersebut pun masih didalami oleh Polri. “Ini termasuk sebuah pendalaman kita terhadap media sosial yang siapa yang mengawali penyebaran informasi ini, sehingga kita bisa ketahui dari sumbernya apa,” lanjut Kombes Martinus.

Informasi tewasnya Bahrun Naim telah tersebar luas di media sosial. Namun, informasi belum bisa dikatakan valid sebelum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang di Suriah.

Polri akan tetap menelusuri kebenaran informasi tersebut.

“Polri akan mendalami, dan akan menyelidiki informasi ini dengan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan beberapa akses-akses Polri lainnya di luar negeri misalnya dengan atase Kepolisian,” ujar Kombes Martinus.

Baca Juga  Teroris Tewaskan Lima Polisi Mesir di Selatan Kairo

Polri telah menetapkan Bahrun Naim sebagai buronan atas serangkaian aksi teror di beberapa daerah di Indonesia. Misalnya, ketika aksi teror di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Januari tahun 2016 lalu.

Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo alias Bahrun Naim juga disebut sebagai dalang teror bom Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1). (*)

Komentar

Berita Terbaru