oleh

Baliho Caleg PNA Dirusak OTK, Panwaslih Langsa : Pelaku Bisa Dipidana

-Aceh, Politik-62 views

PENANEGERI, Langsa – Alat peraga kampanye (APK) jenis baliho dan spanduk milik caleg Partai Nanggroe Aceh (PNA) Dapil 3 Langsa Barat-Langsa Baro Darkasyi, ST nomor urut 2 dirusak dan dicoret oleh orang tidak dikenal (OTK).

Darkasyi, kepada wartawan, Minggu (4/11) menyampaikan, dirinya sangat menyesalkan sikap oknum yang melakukan tindakan tidak terpuji tersebut, masih ada oknum yang berlaku demikan disaat kesadaran politik di Kota Langsa sedang kondusif dan damai.

Menurut Darkasy, dirinya baru mengetahui baliho miliknya yang terletak di Jalan Medan- B.Aceh di Gampong Seuriget Kecamatan, Langsa Barat tepatnya di Samping Pabrik Udang dirusak oleh OTK setelah diberitahu oleh timnya, sedangkan spanduk hanya dicoret-coret saja.

Mantan Ketum HMI Cab Langsa Periode 2007-2008 ini berharap agar kejadian itu tidak tererulang kembali kepada para caleg yang lain. Kemudian kepada para timses juga diharapkan untuk tetap saling tenang dan tidak saling terselut emosi dengan kondisi yang terjadi. Mari kita jaga demokrasi ini dengan mensukseskan Pemilu 2019 dengan cerdas dan mengedepankan kedewasaan.

Baca Juga  Polres Langsa Amankan 70 Ribu Petasan

“Saya hanya berharap kepada oknum tersebut agar tidak melakukan perbuatan tidak terpuji seperti itu, biarkanlah masyarkat memilih dengan hati mereka tanpa harus melakukan diluar kewajaran termasuk kampanye hitam,” pintanya.

Terkait pengrusakan APK miliknya, sambung Darkasy, dirinya belum melaporkan hal tersebut kepada Panwaslih, Ia hanya menyerahkan semuanya kepada Allah SWT. Semoga Pemilu 2019 yang akan datang berjalan aman, damai, tanpa gangguan dan sukses, imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslih Kota Langsa, Muhammad Khairi, M.Pem.I, menuturkan, tindakan pengrusakan APK akan dikenakan sangsi sebagaimana diatur dalam UU Nomor : 7 tahun 2017 pasal 280 ayat 1 huruf g, pelaksana, peserta dan tim kampaye dilarang merusak dan/atau menghilangkan APK peserta pemilu, perbuatan tersebut bisa dikenakan sangsi sesuai dengan pasal 521, pelaku dapat dipidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp24 juta.

Dirinya berharap, tahapan kampanye di Kota Langsa dapat berjalan dengan damai, tanpa adanya indikasi tindakan yang tidak sportif. Jangan sampai hanya gara-gara pilihan yang tidak sama, dapat berurusan dengan aparat hukum.

Baca Juga  Bea Cukai Langsa Kembali Gagalkan Penyelundupan 30 Ton Bawang Merah Ilegal

Pada kesempatan itu, bahwa masyarakat perlu waspada terhadap oknum atau sekelompok orang yang berniat mengacaukan pelaksanaan Pemilu dengan mengadu domba paslon secara sengaja dengan melakukan perusakan APK.

Karenanya, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat, peserta Pemilu, tim kampanye/tim sukses untuk dapat menjaga ketertiban dan sportifitas dalam melaksanakan kampaye untuk suksesnya pemilu yang damai dan bermartabat, khususnya di Kota Langsa.

Komentar

Berita Terbaru