oleh

Bandar Narkoba ditangkap Beserta 50 Kilogram Sabu

PENANEGERI, Jakarta – Tim gabungan BNN dan Bea Cukai yang dipimpin oleh Brigjen Pol Irwanto berhasil melakukan penangkapan terhadap Bandar Narkoba di depan Hailai Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (15/3) sekitar pukul 21.30 WIB.

Terduga pelaku bandar narkoba ini adalah warga negara asing asal Taiwan berinisial JWH dan seorang rekannya.

Berhasil diamankan Barang bukti 50 kilogram sabu dari tangan tersangka.

Kronologis penangkapan adalah pada pukul 19.00 WIB pelaku mengambil barang haram narkoba jenis sabu di perumahan town house Marina Ancol no K-5 yang disembunyikan didalam mesin cuci dan AC.

Selanjutnya, pukul 20.30 WIB pelaku menggunakan mobil Brio warna  putih meninggalkan perumahan town house dengan membawa narkoba jenis sabu. Sekitar pukul 20.45 WIB saat di depan Hailai Ancol, pelaku dihadang oleh tim BNN dan Bea Cukai.

Dalam penangkapan ini Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dua pelaku penyelundupan sabu seberat 50 kilogram di sekitar Hailai Ancol, Jakarta Utara Kamis (15/3) sekira pukul 21.00 tersebut.

Bahkan salah satu tersangka yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) Taiwan itu sempat nekat melompat ke kali Ancol untuk berusaha lari, namun akhirnya tertangkap.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Irwanto, mengatakan pada saat penangkapan, tersangka asal Taiwan tersebut sempat berusaha melarikan diri dengan melompat ke Kali Ancol.

“Pada saat ditangkap, warga Taiwan ini berusaha kabur dan kita langsung melakukan pengejaran. Namun dia malah lompat ke Kali Ancol. Tapi berhasil kita tangkap setelah sebelumnya kita kasih tembakan peringatan dan menyerah,” ucapnya.

Transaksi barang haram ini awalnya berjalan mulus. Dalam pengintaian BNN, ada dua tersangka sudah sepakat untuk mengangkut dua koper berisi 50 kilogram sabu ke dalam mobil. “Ada orang Taiwan dan orang kita. Namanya Sadikin. Soalnya dia yang mengerti bahasa Taiwan,” ujarnya.

Saat transaksi akan dimulai, petugas BNN langsung meringkus keduanya, saat hendak ditangkap itu WNA Taiwan kaget, dan terbirit-birit menceburkan diri ke Kali Ancol.

“Iya dia mau kabur, jelas kita kejar. Eh malah lompat ke Kali Ancol. Sebelumnya juga kita kasih tembakan peringatan dan akhirnya  menyerah,” tutur Brigjen Irwanto.

Petugas masih menunggu penyelidikan lebih lanjut terkait asal usul barang.

“Barang masih proses penyelidikan. Nanti saja di BNN untuk lebih jelas. Yang pasti operasi ini sudah lama kita lakukan,” ucapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar