oleh

Bangunan Taman di Bireuen Dinilai Mubazir

PENANEGERI, Bireuen – Bangunan taman bunga di sepanjang ruas Jalan T Hamzah Bendahara, Kota Juang, Kabupaten Bireuen sejak dibangun dinilai mubazir dan hingga kini belum juga bermanfaat.

Pasalnya, bangunan yang menelan anggara ratusan juta itu terbengkalai dan hingga kini belum juga dimanfaatkan untuk ditanami bunga sebagai taman.

Disamping mubazir, bangunan sekitar 2 meter persegi itu dinilai memakan tempat dan dianggap menganggu pemilik toko warung kopi, sehingga dapat mematikan usaha mereka.

“Sejatinya, lokasi bangunan itu bisa dimanfaatkan lokasi parkir kendaraan, tetapi setelah dibangun bangunan untuk taman tersebut, malah ruas jalan terus menyempit. Apalagi ditambah dengan kendaraan yang terparkir sembarangan,” sebut seorang warga Kota Bireuen, Andri kepada Penanegeri.com, Kamis (26/12).

Hal senada juga diakui sejumlah pemilik toko dan warung kopi dikawasan itu. Menurut mereka, selama dibangunnya bangunan tersebut, selain sempit, suasana Jalan T Hamzah Bendahara terlihat macet dan kumuh.

“Kalau kami nilai, bangunan ini tidak ada perencanaan dari awal dan disesuai dengan kondisi penataan kota. Andai saja bangunan untuk taman itu dibangun kecil, diantara tengah-tengah dinding depan toko atau warung, maka lebih indah. Bagian tengahnya bisa dimanfaat untuk lokasi parkir,” sebut seorang pemilik toko yang enggan menyebut namanya.

Belakangan, selain tidak berfungsi, sebagian lokasi taman bunga tersebut mulai ditumbuhi rerumputan, bahkan sudah dijadikan tempat  membuangan sampah plastik.

“Kalau kita lihat lucu juga perencanaan seperti itu, selain tinggi. Tak ada manfaatpun untuk keindahan kota, malah dinilai mubazir,” tandas Heriansyah warga Bireuen lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *