oleh

Banjir di Bireuen Surut, Proses Belajar di SDN 15 Pulo Ara Kembali Normal

PENANEGERI, Bireuen – Banjir luapan pasca hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bireuen hingga menyebabkan beberapa desa di enam kecamatan terendam banjir kini mulai normal kembali, Jumat (15/11).

Sementara itu, aktivitas proses belajar mengajar di SDN 15 di Desa Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang, Bireuen telah berjalan kendati halaman sekolah masih terlihat berlumpur.

“Ya hari ini proses belajar mengajar aktif lagi, kalau kemarin kompleks sekolah terendam air pasca hujan deras,” ujar seorang tenaga pengajar di sekolah itu yang enggan menyebutkan namanya.

Selain itu, aktifitas warga di beberapa desa di enam kecamatan di wilayah Bireuen yang sempat terkepung banjir kemarin mulai beraktivitas kembali.

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Drs Murdani yang dikonfirmasi Penanegeri.com, Jumat (15/11) mengatakan, sejauh ini aktivitas masyarakat kembali normal, termasuk proses belajar mengajar di SDN 15 di Pulo Ara yang sempat libur kemarin.

“Dari data yang diterima dari petugas Tagana di lapangan, sejauh ini aktivitas warga mulai berangsur normal, pasca bajir kemarin dan tidak ada warga yang ikut mengungsi,” terangnya.

Baca Juga  Petani di Aceh Utara Panen Padi dengan Combine Harvester

Diberitakan sebelumnya, pasca hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bireuen, beberapa desa di enam kecamatan ikut dikepung banjir, Kamis (14/11) pagi.

Selain Pulo Ara, Kota Juang banjir juga melanda Gampong Abeuk Usong, Jeumpa serta Gampong Pulo Lawang, Pulo Ara dan Desa Karing, Alue Sijuek Peudada.

Lalu Desa Matang Kule, Peulimbang disusul Gampong Uteun Kruet, Kecamatan Pandrah dan Gampong Kupula, Jeunieb akibat meluapnya Krueng Jeunieb.

Komentar

Berita Terbaru