oleh

Bansos Dampak Covid-19 Bireuen, Data Perangkat dan Orang Kaya Tetap Dicoret

PENANEGERI, Bireuen – Kendati bantuan sosial yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk warga yang berdampak Covid-19 belum terealisasi sepenuhnya hingga saat ini.

Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Bireuen tetap mencoret data perangkat desa serta orang kaya/mampu di daftar penerima bantuan sembako dampak covid-19.

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Mulyadi SE kepada Penanegeri.com dalam konferensi pers, di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di  Pendopo setempat, Senin (20/4) mengatakan, bila ada nama perangkat atau orang kaya dalam daftar penerima yang diajukan dari desa, maka akan tetap dicoret.

“Kalau bantuan sosial berupa sembako dari Pemkab Bireuen ini khusus kepada warga terdampak Covid-19, dan diluar penerima PKH atau bantuan sosial lainnya. Kriterianya juga tidak seperti yang telah ditetapkan dari Kemensos RI,” jelasnya.

Bantuan sosial dampak Covid -19 ini akan disalurkan sekitar 40 Kepala Keluarga lebih untuk tiga, dan terhitung mulai April hingga bulan Juni 2020 mendatang.

Dirincikannya, bantuan itu antara lain 10 kilogram beras, satu dus mie instan, 1 kilogram minyak goreng atau senilai Rp 200 ribu, dan seluruh dana bansos ini bersumber dari APBK Bireuen.

“Hingga hari ini pendataan warga yang telah dilakukan mencapai 44 ribu KK lebih, sedangkan sebagian warga terpaksa harus dicoret dan kembali dilakukan verifikasi ulang, sehingga tidak terjadi tumpang tindih,” ungkapnya.

Dijelaskan Mulyadi, penyaluran bantuan sembako untuk warga ini merupakan bantuan  Pemerintah Bireuen, atau diluar bantuan dari Pemerintah Pusat sebesara Rp 600 ribu selama tiga bulan.

Kata Mulyadi, seluruh bantuan yang disalurkan ini khusus untuk warga miskin, tidak masuk dalam BDT dan juga belum terdata dalam program bantuan lain.

“Bantuan ini khusus warga yang tidak bisa bekerja selama wabah Covid-19 yakni,  tukang becak, atau  pedagang kecil yang selama ini berjualan di kantin sekolah, serta warga miskin yang memang dinilai layak,” sebutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *