oleh

Baru 17 Gampong di Bireuen yang Cair Dana Desa 2019

PENANEGERI, Bireuen – Sejauh ini baru 17 dari 609 desa (gampong), di Kabupaten Bireuen yang telah menerima pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Gampong (ADG) tahap pertama Tahun 2019 sebesar 30 persen.

Sementara 592 desa lainnya hingga kini belum bisa diproses untuk pencairan, lantaran sebagian besar perangkat desa belum mengajukan berkas Anggaran Pembangunan Belanja Gampong (APBG). Bahkan ada desa hingga kini belum juga selesai melakukan pembahasannya.

“Baru 17 desa yang sudah kami cairkan, sedangkan 592 desa lainnya belum. Untuk 17 desa itu meliputi Kecamatan Peusangan Siblah Krueng,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen, Bob Miswar S.STP M.Si kepada Penanegeri.com, Minggu (28/4).

Dikatakan, terlambatnya pengajuan diduga karena dua pekan terakhir ini,  perangkat desa umumnya sibuk dengan agenda pemilu, sehingga pembahasan RAPBG setiap desa tersendat.

“Untuk mempercepat proses tersebut, kita minta para camat segera mendampingi perangkat desa, apabila penyusunan RAPBG yang sudah dibahas di masing-masing desa dapat segera diajukan,” harapnya.

Baca Juga  561 Gampong di Bireuen Telah Terealisasi Pencairan Dana Desa Tahap 3

Dikatakan Bob Miswar, bimbingan para camat ini, agar RAPBG tepat sasaran dan sesuai dengan petunjuk teknis serta berkaitan dengan program unggulan yang menggunakan dana desa.

Dibagian lain, ia juga meminta bagi desa yang sudah menyelesaikan RAPBG segera mengajukan ke dinas, sehingga dapat diperiksa kembali dan diteruskan ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bireuen sebagai langkah akhir proses pencarian dana desa.

“Sejauh ini dananya sudah ada di rekening daerah, tapi belum bisa ditransfer ke rekening desa, sebab belum ada desa yang mengajukan APBG, kecuali 17 desa di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, sementara yang lainnya baru sebagian APBG-nya sudah ke kantor camat,” tandas Bob Miswar.

Komentar

Berita Terbaru