oleh

Bea Cukai Langsa Tangkap Kapal dan Truk Pengangkut Bawang Merah Ilegal

PENANEGERI, Langsa – Tim Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kuala Langsa dan Kantor Wilayah DJBC Aceh serta aparat penegak hukum, Senin (16/3) sekitar pukul 02.00 WIB, berhasil mengamankan satu unit kapal dan dua truk colt diesel serta satu mobil L300 yang mengangkut bawang merah ilegal.

Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan pada KPPBC TMP C Kuala Langsa, Iwan Kurniawan, kepada Penanegeri.com, Selasa (17/3) mengatakan, tim gabungan mengamankan bawang tersebut di perairan Seruway, Aceh Tamiang.

Dijelaskannya, keberhasilan penggagalan penyelundupan dan peredaran barang ilegal ini berasal dari informasi masyarakat.

Dari hasil pemeriksaan awal dilokasi kejadian, diketahui bahwa seluruh muatan dari tiga unit sarana pengangkut tersebut adalah bawang dalam kemasan karung yang
dimuat dari salah satu kapal kayu di Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang

Lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap mengetahui kejadian tersebut dan juga pemeriksaan tehadap karung bawang, diperoleh inormasi bahwa bawang tersebut berasal dari luar daerah pabean dan tidak memiliki izin serta persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh Kementrian/Lembaga teknis terkait,

Sehingga, sambungnya, diduga produk tersebut tidak aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Selain merugikan negara dari penghindaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor (Revenue Collector), bawang tersebut juga sangat
berbahaya jika digunakan karena belum memiliki izin.

Menurut Iwan , dengan masuknya bawang ilegal yang tidak aman bagi masyarakat ini akan mengakibakan persaingan harga yang tidak sehat dengan produk yang legal (Industrial Assistance).

“Kita belum mengetahui berapa jumlah keseluruhn bawang ilegal tersebut, karena saat ini sedang dilakukan proses pencacahan oleh tim Bea Cukai Kuala Langsa dan Kantor Wilayah DJBC Aceh,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *