oleh

Becak Motor Kontra Bus Sanura, Tiga Remaja Jeunieb Bireuen Meninggal

PENANEGERI, Bireuen – Tiga remaja Jeunieb, Kabupaten Bireuen dilaporkan meninggal dunia setelah becak motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan Bus Scania CV Sanura BL 7368 AA,  di Jalan Medan – Banda Aceh kawasan Matang Wakeuh, Samalanga, Bireuen, Senin (31/12) pukul 05.15 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh, becak motor tanpa nopol yang kemudikan Atbahri (17) dengan penumpang beberapa temannya melaju dari arah Banda Aceh, sementara Bus Scania CV Sanura yang disopiri Ramadhan (53) warga Desa Garot, Indra Jaya Pidie datang melaju dari arah Medan tujuan Banda Aceh.

Saat tiba dilokasi, jalan tikungan, diduga becak motor tersebut melaju terlalu ke kanan melewati marka jalan, sehingga bertabrakan dengan Bus Scania CV Sanura.

Ketiga warga yang meninggal dunia yakni Atbahri (17) pelajar warga Desa Matang Nibong, Jeunieb. Lalu Khairul Azmi (17) pelajar, warga Keude Jeunieb dan Syahrial Fuad (15 ) pelajar warga Desa Tufah Jeunieb.

Sementara beberapa rekannya lainnya, Hidaytullah (15) warga Meunasah Keutapang, Jeunieb mengalami luka barat.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Lantas AKP Joko Kusumadinata yang didampingi Kanit Laka Aiptu Zulkarnaen kepada Penanegeri.com menjelaskan, tiba di kawasan itu, satu unit becak merek Sumo datang dari arah berlawanan.

Baca Juga  Kejari Bireuen Terima Berkas dan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Petugas Siaga Bencana

“Saat dilokasi itu, jalannya menikung, mungkin yang bawa becak bermotor ini melaju terlalu ke kanan melewati marka jalan sehingga bertabrakan,” katanya.

Sejauh ini kecelakaan tersebut sudah ditangani pihak Satlants Polres Bireuen, bus dan becak bermotor kini telah diamankan di Mapolres setempat.

Komentar

Berita Terbaru