oleh

Belum Ada Juknis dari Pemkab Bireuen, Geuchik Sulit Bangun Rumah Kaum Duafa 

PENANEGERI, Bireuen – Sejumlah guchik (kepala Desa) di Kota Juang, Kabupaten Bireuen masih belum membahas di tingkat desa terkait program pembangunan rumah rehab untuk kaum duafa.

Pasalnya, sejauh ini Pemerintah Bireuen melalui dinas terkait belum memberikan gambaran dan petunjuk teknis (Juknis) serta kriteria siapa saja yang berhak mendapat bantuan rumah duafa dari Dana Desa (DD).

Hal itu dikatakan Keuchik Bireuen Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen, Ramli Daud saat Musrenbang Kecamatan Kota Juang, di Aula Lama Setdakab Bireuen, Selasa (12/2) siang.

“Kita berharap dinas terkait dapat memberikan petunjuk, bagaimana kriteria dan bagaimana petunjuknya, sehingga tidak timbul persoalan baru di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Di samping itu Geuchik Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen juga menyinggung terkait pembangunan yang dikucurkan melalui dana aspirasi anggota dewan setempat.

“Sebab belakangan ini, dana aspirasi dari anggota DPRK sering dibangun di desa-desa, namun tak pernah adanya koordinasi dengan geuchik maupun kepala desa setempat,” katanya.

Dalam Musrenbang itu, sebagian besar perengkat desa meminta agar dana aspirasi dari anggoat DPRK Bireuen disingkronisasi dengan pembangunan yang dibangun oleh pemerintah setempat, sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

Baca Juga  Menteri Sofyan A Djalil Minta Mahasiswa IAIN Langsa tidak Terpengarauh Berita Hoax

Menjawab keluhan itu, anggota dewan Bireuen Yusriadi dalam Musrenbang itu mengatakan, anggaran maupun dana aspirasi tersebut merupakan dari hasil reses dan kunjungan kerja anggota dewan.

“Dengan adanya hal itu, maka lahirlah pembangunan melalui dana aspirasi ditengah-tengah masyakrakat,” katanya singkat tanpa adanya pejelasan secara detil, sehingga membingungkan peserta Musrenbang itu.

Musrenbang tersebut dibuka oleh Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos, turut dihadiri Wakil Bupati, Dr H Muzakkar A Gani SH,M.Si, Sekda Ir Zulkifli, anggota DRPK serta kepala Bappeda dan SKPK.

Komentar

Berita Terbaru