oleh

Berantas Judi Online, Polres Langsa Ringkus 5 Tersangka

-Aceh-321 views

PENANEGERI, Langsa – Polres Langsa berhasil meringkus 5 tersangka pelaku judi online atau sbobet dalam waktu dan tempat berbeda.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc didampingi Kasat Reskrim, Iptu Arif Sukmo Wibowo, SIK, saat menggelar konfresi pers, Kamis (12/9) menjelaskan, pengungkapan ini berdasarkan laporan polisi terkait kegiatan perjudian online sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 18 dan 20 Qanun Provinsi Aceh Nomor  : 06 tahun 2014 dan dapat dikenakan Pasal 45 (2) Undang-Undang Nomor : 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor : 11 tahun 2018 tentang ITE.

Lanjut Kapolres, berdasarkan laporan polisi itu, pada Selasa (10/9) sekira pukul 10.00 WIB, pihaknya melakukan penyelidikan diseputaran wilayah hukum Polres Langsa dan sekira pukul 19.00 WIB berhasil menangkap 4 pelaku judi online dibeberapa warnet.

Keempat pelaku, sambung Kapolres, yang diamankan tersebut yakni SS (30) warga Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, sebagai operator sbobet, JN (29), warga Gampong Sungai Pauh Firdaus, Kecamatan Langsa Barat sebagai pemain sbobet, keduanya diringkus di warnet Gladynet di Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro serta mengamankan barang bukti 1 lembar ID Judi Online dan uang sebesar Rp 790.000 serta 2 unit komputer yang di duga sebagai alat untuk melakukan permainan judi online.

Baca Juga  Makam Ulama di Aceh Utara Dibongkar OTK

Lalu, IM (22) warga Gampong Ulee Glee, Kecamatan Idi Timur, Aceh Timur, sebagai operator, penyedia fasilitas dan penjual ID Sbobet, diringkus di warnet Retronet  Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota dan pada saat dilakukan penangkapan ditemukan juga barang bukti berupa 1  lembar ID Judi Online dan uang sebesar Rp 2.980.000, 1 unit Hp serta 1 unit komputer yang diduga sebagai alat untuk melakukan permainan judi online.

Kemudian, FA (32) warga Gampong Meutia, Kecamatan Langsa Kota, sebagai penyedia fasilitas dan penjual ID Sbobet diamankan di warnet Depan Lapas Kelas II Langsa, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota dan pada saat dilakukan penangkapan ditemukan barang bukti berupa 4 lembar ID judi online paker Rp 25.000 dan uang sebesar Rp 3.610.000, 1 unit Hp, 2 buah pulpen ,1 buah pisau cuttter serta 1 unit komputer yang diduga sebagai alat untuk melakukan judi online.

Berikutnya, pada Rabu (11/9) sekitar pukul 02.30 WIB, pihaknya kembali melakukan penangkapan terhadap 1 pelaku penjual ID Sbobet diwilayah hukum Polsek Langsa yakni AA, (35), warga Gampong Sungai Pauh Induk, Kecamatan Langsa Barat, sebagai operator, penyedia fasilitas dan penjual ID Sbobet. Dimana, saat itu petugas Polsek Langsa sedang melaksanakan patroli dan pada saat dilakukan penangkapan ditemukan juga barang bukti berupa 27 lembar ID judi online dan uang sebesar Rp 1.698.000 serta 1 unit Hp.

Baca Juga  Warga Simpang Tiga Pidie, M Yusuf Tak Sadar Diri dan Kini Dirujuk ke RS Bireuen

Sambung Kapolres, akibat perbuatannya, kelimanya dikenakan Pasal 18 (pemain judi online dan Pasal 20 (penjual ID, penyedia fasilitas) Qanun Provinsi Aceh Nomor : 06 tahun 2014 dengan ancaman hukuman sebanyak12 kali sampai dengan 30  kali cambuk bahkan 45 kali cambuk.

“Serta juga dapat diterapkan Pasal 45 (3) Undang-Undang Nomor : 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor : 11 tahun 2018 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda sebesar Rp 1.000.000.000,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru