oleh

Berobat Ingin Dapat Jodoh ke Dukun, Mahasiswi di Nagan Raya Malah Dihamili 

PENANEGERI, Nagan Raya – Seorang mahasiswi, NW (23) warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang dukun kampung di kecamatan setempat hingga hamil enam bulan.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto melalui Kapolsek Darul Makmur, Ipda Zuhatta kepada Penanegeri.com, Minggu (27/1) membenarkan peristiwa pencabulan tersebut yang diduga dilakukan oleh IR (60), warga Desa Serbaguuna, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Dijelaskannya, peristiwa itu terjadi bermula saat Juli 2018, dimana korban beserta ibunya pergi ke rumah IR dengan tujuan hendak melakukan pengobatan spriritual dikarenakan korban sulit mendapatkan jodoh.

Sesampainya di rumah pelaku dan dikatakan bahwa korban telah diguna-guna oleh seorang pria yang tidak diketahui identitasnya.

Setelah melakukan pengobatan pertama, lalu korban disarankan untuk tinggal atau menginap sementara di rumah tersangka.

Kemudian, keesokan harinya tersangka melakukan pengobatannya kembali terhadap korban yang dilakukan di dalam kamar pelaku, berdalih demi kesembuhan maka pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan suami istri dan korban menolaknya.

Baca Juga  Harga Beras di Lhokseumawe Menurun

Namun pelaku memaksa dengan dalih jika tidak melakukan hubungan intim maka  akan sulit untuk sembuh dan demi kesembuhan maka korban terpaksa menerima tawaran tersebut.

Lanjut Kapolsek, kejadian tersebut terus berulang selama sekitar 2 bulan sejak Juli hingga Agustus 2018 dan pengakuan korban hubungan tersebut telah terjadi sekitar 10 kali.

“Korban baru mengetahui telah hamil yaitu tanggal 24 Januari 2019 saat melakukan tes kehamilan di Puskesmas untuk syarat nikah, mengetahui hamil korban langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada ibunya dan melapor ke Polsek Darul Makmur,” ungkapnya.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan di Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek.

Komentar

Berita Terbaru