oleh

Bila Diperlukan, Panser Anoa Siap Diturunkan Evakuasi Korban Banjir

 

PENANEGERI, Samarinda – Musibah banjir yang telah terjadi sepekan terakhir ini berpotensi mengancam jiwa warga Samarinda dan berdampak pada tanah longsor hingga sampai akses jalan yang tidak dapat digunakan.

Apabila hujan mengguyur Kota Samarinda dan dapat mengakibatkan banjir, maka Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap menurunkan kendaraan lapis baja Angkutan Personel Sedang (APS-3) yang diberi nama Anoa milik Yonif 611/Awang Long untuk membantu evakuasi masyarakat Samarinda jika diperlukan.

Danyonif 611/Awang Long Mayor Inf Arfan Affandi menerangkan pada saat acara Halal Bihalal di Kompi Senapan A dan C, “Bahwa saat ini, Yonif 611/Awl telah menyiapkan sebanyak 150 personel yang disiagakan untuk membantu penanggulangan bencana alam yang terjadi di Ibu Kota Kaltim sepekan terakhir ini.

“Tambahan pasukan kami dan kendaraan dinas pengangkut penumpang sudah siap kami turunkan untuk membantu penanggulangan bencana jika di butuhkan,” terangnya.

Danyonif 611/Awang Long Mayor Inf Arfan Affandi

“Sebanyak satu peleton personel sudah diturunkan ke beberapa titik banjir untuk membantu evakuasi, pendistribusian logistik bersama satuan lainnya. Personel sudah ada yang turun. Kemarin juga saya ikut turun membantu. Kami kolaborasi TNI dan Polri serta BPBD saat di lapangan. Jika banjir semakin tinggi, Kami siap untuk menurunkan Panser Anoa jika memang diperlukan. Sementara dua panser ini telah kami siagakan di Kompi Senapan A dan C agar dekat jika dibutuhkan ke lokasi banjir,” paparnya.

Kemarin sudah 3 unit kendaraan dinas truk milik Yonif 611/Awl membantu transportasi jalan dari Samarinda menuju bandara APT Pranoto.

Apabila banjir tidak dapat dilalui kendaraan pribadi atau umum maka Panser Anoa akan diterjunkan karena mampu menerobos banjir yang cukup dalam karena memang kendaraan taktis ini didesain untuk segala medan termasuk genangan air yang cukup dalam saat banjir di Samarinda dan mampu mengangkut penumpang dengan jumlah belasan orang, dan dengan beban yang cukup berat.

Sehingga, jika harus dikerahkan untuk evakuasi banjir, dianggap cocok sebagai kendaraan multifungsi saat ini. (Pen/Red)

Komentar

Berita Terbaru