oleh

Bireuen Kembali Tambah Dinas, Salah Satunya Dispora

PENANEGERI, Bireuen – Tahun ini, lima dinas Satuan Kerja Kabupaten (SKPK) kembali bertambah di Bireuen, salah satunya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang dileburkan tahun 2016 lalu.

Sebelumnya, Dispora Bireuen sempat eksis dan benyak telah membantu pemuda serta memajukan dunia olahraga, tertama segi pembinaan atlet usia dini.

Namun akhir Oktober 2016 terjadinya perombakan setelah dilakukan rapat pandangan umum fraksi di DPRK. Yang anehnya saat itu, Banleg DPRK Bireuen beralasan untuk memaksimalkan efisiensi dan penggunaan anggaran, lalu Disporapar dimerger ke Dinas PK meski terakhir terkesan kewalahan.

Asisten Administrasi Umum Sekdakab Bireuen, Dailami S.Hut didampingi Kabag Organisasi Andri Saputra S.STP kepada wartawan, Rabu (21/8) menjelaskan, lima dinas atau SKPK baru yang bertambah dan telah mendapat persetujuan dari Gubernur Aceh.

Pengesahan ini juga sedang dalam pembahasan akhir di DPRK Bireuen bersamaan dengan pembahasan dan pengesahan APBKP.

“Kalau hasil pemekaran sejumlah dinas, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata kembali dipecah dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bireuen meski sebelumnya pernah dimerger ke Dinas PK,” katanya.

Baca Juga  Gantikan Amrul Huda, Letkol Inf Zainal Abidin Dandim Bireuen

Lalu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, pecahan dari Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM.

Selanjutnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan pecahan dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan merupakan peleburan dari Dinas Pertanian Bireuen.

“Sekarang sedang pembahasan akhir dengan DPRK Bireuen, tapi kalau persetujuan dari Gubernur sudah ada, hanya tinggal pengesahan dan akan dituangkan dalam qanun daerah,” sebutnya.

Apabila bertambahnya lima SKPK baru, maka di Pemerintahan Bireuen terdapat Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRK dan Inspektorat.

“Artinya Bireuen telah ada 18 dinas, lima badan, delapan perangkat Keistimewaan serta Kekhususan Aceh,” tandas Dailami.

Komentar

Berita Terbaru