oleh

BNN Amankan Seorang Pengedar dan 2 Ons Sabu di Pidie 

PENANEGERI, Banda Aceh – BNNK Pidie mengamankan seorang pengedar sabu berinisial DS (37), warga Kecamatan Indra Jaya, Pidie. Ia ditangkap personel BNNK Pidie bersama Polsek Indra Jaya di kawasan Pasar Caleu setelah menerima informasi masyarakat, Minggu (17/2) malam.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser mengatakan, dalam penangkapan ini petugas mengamankan dua bungkus sabu seberat 200 gram (2 ons) serta sejumlah kartu identitas dan uang tunai senilai Rp 400 ribu.

“Atas informasi masyarakat itulah pelaku ditangkap. Diduga ia pengedar dari jaringan Aceh Timur yang masuk ke Pidie, ditangkap dalam sebuah L300 yang sudah diberhentikan,” ujarnya Kamis (21/3).

Saat dilakukan penggeledahan, DS berupaya melarikan diri ke arah pasar ikan dan membuang barang bukti sabu itu beserta sebuah handphone yang digunakan. Namun berkat kesigapan petugas, pelaku pun dapat ditangkap.

“Tim pun melakukan penyisiran di sekitar lokasi ditemukan barang bukti yang dibuang di selokan pasar berupa 2 bungkus seberat 2 ons. Tersangka masih diamankan di BNNK Pidie untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.

Kurir di Muara Batu

Sementara itu, tim Pemberantasn BNNK Lhokseumawe menangkap seorang nelayan sekaligus kurir narkoba berinisial RM (23), warga Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Senin (18/3).

Dalam penangkapan itu diamankan satu paket sabu ukuran sedang serta dua paket kecil sabu dan sebungkus ganja kering yang beratnya hanya beberapa gram. Selain itu, petugas juga mengamankan satu sendok pipet plastik serta sebuah handphone.

“Dari laporan Kepala BNNK Lhokseumawe, AKBP Fakhrurrazi, tersangka RM ditangkap juga atas informasi masyarakat yang mana ia diketahui kerap mengedarkan sabu di kawasan itu,” ungkap jenderal bintang satu ini.

Setelah dilakukan penyelidikan dan penginapan di lokasi, pelaku pun ditangkap dalam sebuah penggerebekan sore hari di tempat tinggalnya. Seluruh barang bukti itu pun ditemukan di dalam rumahnya.

“Pelaku masih diamankan di Kantor BNNK Lhokseumawe guna dilakukan pengembangan lebih lanjut,” tambah Brigjen Pol Faisal Abdul Naser.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *