oleh

BNN : Pantai Timur Rawan Penyelundupan Narkoba

PENANEGERI, Langsa – Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari menyatakan, bahwa wilayah pantai Timur sangat rawan dijadikan sebagai jalur penyeludupan narkoba.

Sehingga kita terus melakukan pengawasan dan pemantauan ketat di pantai timur seperti Sumatera dan Aceh, karena daerah ini sangat rawan menjadi titik masuk narkoba dari negara Malaysia.

“Penyelundupan itu menggunakan jalur laut dengan sistem dijemput langsung ataupun melakukan serah terima dititik-titik yang telah ditentukan,” sebut Arman Depari, saat menggelar konfresi pers terkait pengungkapan penyelundupan narkotika yang melibatkan Sipir Lapas Kelas 2 B Langsa dan istrinya, Jumat (11/10), di Kantor BNNK Langsa.

Selain daripada itu, dirinya merasa prihatin atas keterlibatan ASN yang bertugas di Lapas Kelas 2 B Langsa, Dasthur dan istrinya. Seharusnya, petugas Lapas tersebut memberikan pengawasan, penjaga dan mencegah agar tidak lagi terjadi suatu kejahatan khususnya peredaran narkoba.

Namun sangat kita sesalkan, dimana tersangka bukan hanya sebagai orang yang ikut-ikutan tapi sebagai pengendali barang haram tersebut.

Karenanya, sambung Arman Depari, melalui kesempatan ini saya sampaikan, bahwa kejahatan narkotika bisa mempengaruhi siapapun, apalagi masyarakat yang masih usia muda sebagai generasi penerus, maka dari itu harus kita lindungi.

Baca Juga  Idul Fitri, 242 Narapidana Cabang Rutan di Bireuen Dapat Remisi

“Jangan sampai kita lemah untuk melawan penyelundup narkoba baik dari segi pencegahan maupun pemberantasan. Mari kita sama-isama komitmen untuk memberantas narkoba,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE, memberikan apresiasi kepada BNN dan aparat keamanan lainnya yang selama ini terus berupaya dengan gigih mengungkap sabu yang didatangkan dari luar Aceh.

“Saya berharap kepada kita semua, untuk mendukung BNN dalam memberantas narkoba, karena narkoba telah menjadi musuh kita bersama maka ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membantu BNN dan penegak hukum, kerjasama ini perlu dan sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru