oleh

BNN Polman Amankan 47,19 Gram Narkoba Jenis Shabu Siap Edar

PENANEGERI, Polman – Tim pemberantasan BNN Kab Polman kembali ungkap kasus narkoba di Kabupaten Polewali Mandar.

“Dalam kurung waktu satu hari, yakni pada hari rabu tanggal 10 juli 2019, tim pemberantasan BNN Kabupaten Polewali Mandar. Telah melakukan upaya penegakan hukum dengan mengungkap dua jaringan narkotika di wilayah kab Polewali Mandar,” ungkap Kepala BNN Kabupaten Polman Syabri Syam S. PD., M.Si di Kantor BNN Polman, Kamis (11/07/2019).

Menurut Syabri Syam, sebelumnya Tim  BNN Kabupaten Polewali Mandar mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya pengemudi mobil pick up yang dicurigai menjemput barang berupa narkotika di kabupaten pinrang propinsi Sulawesi Seatan dan dibawa ke Kabupaten Polewali Mandar untuk diedarkan.

Berkaitan dengan informasi tersebut, tim BNN kabupaten Polewali Mandar, melakukan pemantauan wilayah sepanjang jalan poros Polman-Pinrang tepatnya dari perbatasan Polman dan Kabupaten Pinrang.

Sekitar pukul 03,30 Wita dini hari, Tim BNN Kabupaten Polewali Mandar, melihat satu unit mobil pick up berwarna abu-abu yang melaju dengan kecepatan tinggi mengarah ke utara, dan saat itu juga tim bergerak cepat melakukan surveilence atau pembuntutan terhadap mobil tersebut.

Tepatnya di jalan poros Majene, Dusun Lampa Toa, Desa Bonra, Kecamatan
Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, tim mencegat mobil tersebut kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan bungkusan plastik yang berisikan narkotika jenis shabu-shabu yang menurut pengakuan tersangka sebanyak 1 ball.

“Menurut pengakuan tersangka bahwa menjemput narkotika tersebut untuk di bawa ke kabupaten Polewali Mandar untuk diedarkan,” ungkap Kepala BNN Kabupaten Polman.

Kedua tersangka merupakan warga Mapilli yaitu Landika alias Dirga, (27), alamat lingkungan Talolo Kelurahan Mapilli kecamatan Mapilli, Polman kemudian Ahmad bin Hasanuddin (29) alamat Dusun Palece Desa Ugi Baru Kecamatan Mapilli Kabupaten Polman.

Kemudian di TKP  (tempat kejadian perkara) ke-2 dihari yang sama juga berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika yang dilakukan oleh Rosma.

Berkaitan informasi tersebut, tim pemberantasan BNN Kabupaten Polman melakukan penyelidikan di sekitar Dusun Bonra dan saat itu juga tim mendapati seseorang yang diketahui bernama Rosma seperti sedang menunggu seseorang di rumahnya.

Saat tim mendekati Rosma, dia
memperlihatkan gelagat yang mencurigakan, dan saat itu tim mengamankan Rosma (41) alamat Dusun Bonra, Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman dengan barang bukti berupa 2 saset narkoba jenis shabu siap edar.

Dikatakan Syabri, bahwa ketiga tersangka dan barang bukti saat ini diamankan di Kantor BNN Kabupaten Polman untuk penyidikan lebih lanjut

Tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2, dan pasal 112 ayat 2 subsider pasal 132 UU RI No 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

“Ketiga tersangka saat masih terus di lakukan pendalaman oleh tim berantas BNNK Polewali Mandar untuk memburu bandar besarnya,” tandasnya.

(Laporan:Zik)

Komentar

Berita Terbaru