oleh

Boni Hargens : Saksi Yehuwa tak Hormat Bendera Merah Putih

PENANEGERI, Persitiwa – Pengamat politik Boni Hargens menyatakan bahwa pemerintah harus segera menertibkan sekte keagamaan seperti Saksi Yehuwa, bila perlu membubarkan┬ádengan menggunakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Menurutnya, Saksi Yehuwa ini telah menunjukkan sikap anti-Pancasila dengan tidak mau menghormati Bendera Merah Putih.

“Mereka (Saksi Yehuwa) menganggap bahwa penghormatan terhadap bendera negara adalah berhala yang dilarang dalam kitab sucinya,” ujar Boni melalui siaran pers kepada para wartawan, Rabu (26/7) lalu.

“Nasionalisme mereka pun dipertanyakan karena tidak mau menghormati bendera merah putih. Padahal Merah Putih adalah jiwa raga bangsa Indonesia, simbol merah darah-perjuangan dan putih tulang para pejuang kemerdekaan,” jelasnya.

Menurutnya, sekte ini telah menunjukkan sikap anti-Pancasila dengan tidak mau menghormati Bendera Merah Putih.

Karena itu, menurut Boni, pemerintah harus segera menertibkan sekte atau ormas keagamaan seperti Saksi Yehuwa ini, karena jika dibiarkan bisa berpotensi menciptakan ketidaknyamanan pemeluk agama lain. Dan tentu mengusik kehidupan beragama orang lain.

Tanggapan Saksi Yehuwa

Menanggapi hal itu, Saksi-Saksi Yehuwa (SSY) menyatakan keberatan atas tudingan bahwa sekte tersebut menolak hormat kepada bendera Republik Indonesia.

Saksi Yehuwa dalam siaran persnya seperti dikutip media Republika menyatakan menghargai lambang negara apa pun sama, seperti mereka merespek pemerintah atau kalangan berwenang.

“Maka, kami berkeberatan dengan komentar Bapak Boni Hargens yang mengklaim bahwa Saksi-Saksi Yehuwa tidak menghormati bendera,” demikian kutipan pernyataan tertulis humas Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia dilansir laman Republika.co.id, Kamis (27/7).

“Saksi-Saksi Yehuwa tidak akan menghina bendera dengan cara apa pun,” papar pihak Saksi Yehuwa. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *