oleh

Bordil Bagi ‘Zoophiles’ Dikabarkan Muncul di Serbia

PENANEGERI, Desk Internasional – Jika kabar ini benar maka dunia jadi makin aneh saja, dan ada saja orang yang ‘sakit’ berada di alam Dunia ini. Menurut laporan http://irukkanews.com/ sebuah bordil hewan telah ditemukan di Serbia.

Ibukota Serbia, Belgrade dikatakan sebagai hotspot untuk ‘zoophiles’, yakni orang yang menyukai – seks dengan hewan yang datang ke negara tersebut untuk berhubungan seks dengan hewan yang meliputi, sapi, kambing, anjing, babi , dan keledai.

Kota di Eropa Timur itu dapat dicapai melalui penerbangan langsung dari London, namun sebuah kelompok hak asasi hewan mengklaim sebagian besar kelompok  datang melalui ‘bus tours’ yang terorganisir.

Investigasi terhadap tren mengerikan itu disiarkan oleh saluran TV RTL yang mengungkapkan bahwa ada iklan online yang menawarkan – seks dengan hewan dari antara 70 dan 150 Euro (£ 60 sampai £ 135).

Pavle Bihal, yang menjalankan kelompok anti kekejaman pada hewan yakni ‘Leviathan’, menyatakan ingin klub-klub itu agar ditutup.

“Kami memiliki informasi tentang sebuah klub, yang sebenarnya adalah sebuah apartemen, dimana semua ini terjadi Kami saat ini menunggu lokasi dikonfirmasi sehingga kami dapat melaporkan semuanya kepada polisi,” kata Pavle.

Sedangkan kabar yang beredar di dunia internet, yang dilansir metro.co. uk, bahwa foto itu sebenarnya berasal dari meme di China, dimana pemilik anjing menaruh celana ketat dan stoking pada hewan peliharaan mereka.

Namun, beberapa media melaporkan bahwa gambar tersebut sebenarnya diambil di sebuah rumah bordil hewan di Serbia yang populer dengan turis asing, termasuk orang Inggris. Meskipun tidak jelas apakah ‘rumah bordil anjing’ ini benar-benar ada di Serbia, karena gambar ini tak bisa terkonfirmasi.

Ada yang mengatakan bahwa sebenarnya, ini berasal dari tren foto aneh yang di situs-situs media sosial Tiongkok Weibo pada tahun 2013 – yang cukup aneh, tapi sama sekali tidak bersifat seksual.

Baru-baru ini, foto tersebut muncul kembali.

Kelompok hak hewan di Serbia bernama ‘Leviathan’ mengedarkan gambar di halaman Facebook-nya pada bulan September 2017, menggambarkannya sebagai ‘foto ekstrem’.

Dalam sebuah pernyataan, tertulis: “Kami telah menerima informasi bahwa ini adalah jenis rumah pelacuran dengan anjing di Beograd. ‘Kemunduran’ seperti ini pada masyarakat dan tren barat harus dihentikan, ujar pernyataan itu.

Setidaknya kabar ini menunjukkan adanya gerakan anti penyiksaan atau kekejaman pada hewan yang mungkin  saja dilakukan oleh manusia. Serta gerakan ini membangkitkan kesadaran bahwa hewan juga punya hak-hak untuk dilindungi dari tindakan penyiksaan yang mungkin dilakukan orang. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *