oleh

Bottas Keluhkan Gaya Mengemudi dengan Mercedes

PENANEGERI, Formula 1 – Valtteri Bottas percaya ketertinggalan dari Lewis Hamilton di grand prix baru-baru ini karena gaya mengemudi yang tidak sesuai dengan mobilnya.

Hamilton telah mengungguli Bottas di setiap balapan sejak liburan musim panas, yang menyamai setidaknya setengah detik lebih cepat di ketiga balapan tersebut.

Bottas mengatakan bahwa dia mengerti apa yang membuatnya kalah bersaing, dan percaya bahwa dia dapat membuat perubahan gaya yang diperlukan untuk memperkecil jarak tersebut.

“Beberapa hal dalam gaya berkendara alami saya agak berlawanan dengan mobil ini di beberapa tempat. Bagaimana Anda mengatur ban yang sesuai adalah hal sulit bagi kami. Banyak hal yang terkait dengan suhu ban dan cara yang mempengaruhi kendali dan penampilan. Di sirkuit tertentu, saya punya pekerjaan yang harus dilakukan sebagai seorang pembalap,” ujar Bottas dilansir laman f1, Rabu (4/10).

Di (Grand Prix) Singapura, Bottas menyamai Hamilton pada waktu tertentu namun mengakui bahwa dia “masih kurang baik dalam keadaan basah” dan pudar “setelah beberapa putaran” dalam setiap tugasnya.

“Saya melihat banyak hal dan pasti ada banyak hal yang bisa saya lakukan lebih baik jika saya bisa melakukan balapan lagi,” pembalap asal Finlandia itu menambahkan. Sudah jelas terlambat, tapi saya akan mengetahuinya untuk memperbaiki masa depan,” katanya.

Namun dia menggarisbawahi perasaan senang bisa beradaptasi dengan mobil, daripada mengubah sistem agar sesuai dengan gayanya.

“Saya percaya bahwa saya dapat mengubah gaya mengemudi saya dengan cara tertentu dan saya tidak punya pilihan selain melakukan itu, itulah yang selalu terjadi dalam dunia balap,” tambah Bottas.

“Dalam balapan, Anda selalu memiliki berbagai jenis mobil dan Anda harus selalu terbiasa perubahan agar dapat hasil maksimal. Anda tidak bisa mengandalkan satu gaya mengemudi dan mengendarai mobil seperti itu. Karena hasilnya pasti tidak menjadi yang tercepat,” sambungnya.

Bottas menambahkan bahwa tidak ada upgrade baru Mercedes yang seharusnya menghilangkan karakter mobil lebih jauh dari gayanya.

“Tidak ada yang benar-benar mengubah mobil atau bagaimana mobilnya bekerja. Jadi itu bukan penjelasannya,” ujar pembalap Mercedes itu mengakhiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar