oleh

Boullier : Vandoorne Kesulitan Imbangi Fernando Alonso

PENANEGERI, Formula 1 – Stoffel Vandoorne mengalami kesulitan pada awal karirnya di Formula 1 dengan Fernando Alonso sebagai rekan setimnya, namun sekarang memiliki kepercayaan diri dan memberikan sesuatu yang berbeda, hal itu disampaikan Eric Boullier seperti dilansir laman Motorsport, Rabu (18/10).

Vandoorne, yang membuat debut musim penuhnya saat ini, telah dalam kondisi prima, mencetak poin untuk McLaren di Singapura dan Malaysia dengan dua kali mencapai tempat ketujuh untuk mengungguli Alonso di klasemen pembalap.

Terakhir kali di Jepang, Alonso mengalahkannya di Q3 hanya terpaut 0,029 detik, tapi meski start di urutan kesembilan karena penalti grid, balapannya terhambat setelah terjadi kontak dengan Kimi Raikkonen di lap pertama dan akhirnya berakhir di posisi 14.

Direktur balap McLaren, Boullier, mengatakan bahwa Vandoorne telah menyesuaikan gaya mengemudinya sejak Juni lalu dan mulai mendapatkan banyak kesulitan dengan kondisi bannya.

“Kerja keras, percaya diri dan bakat besar,” ujar Boullier.

Untuk menjelaskan perubahan performa Vandoorne sejauh ini. Dia mengalami tekanan karena rekan setimnya, Fernando, yang menjadi dua kali juara dunia. Setiap pembalap muda yang bergabung dengan F1 dalam lima tahun terakhir ini memiliki periode yang sama seperti Stoffel, untuk beradaptasi dengan F1.

“Jika Anda berada di tim kecil, situasinya lebih ringan dan tidak akan ada banyak masalah. Tetapi jika Anda berada di McLaren, di samping Fernando Alonso, jelas ini lebih sulit, ada banyak hal dan Anda harus beradaptasi lebih cepat. Sejak Juni lalu, pendekatan yang kami lakukan dengan Stoffel, dan pendekatannya dengan kami sedikit berbeda. Kami telah berhasil memahami F1 dan memahami kondisi bannya,” tambahnya.

“Sekarang dia telah mendapatkan kepercayaan yang dia butuhkan untuk bisa mengeluarkan yang terbaik dari mobilnya, karena itulah Anda melihat Stoffel yang kami harapkan bisa bersaing lebih jauh lagi,” lanjut Boullier.

Sementara, Vandoorne turut mengatakan bahwa dia merasa lebih puas dengan tim dan sekarang telah mengembangkan kepercayaan diri dengan mobil yang membantunya untuk terus maju.

“Cara saya bekerja dengan tim dan dengan insinyur telah berkembang pesat.Setelah memiliki kesempatan untuk memiliki waktu yang lebih lama, kami dapat melihat apa yang saya butuhkan dari mobil, untuk memahami apa yang saya butuhkan dari mobil,” terangnya.

“Ini benar-benar menyenangkan, dan saya merasa lebih siap,” tandas Vandoorne.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *