oleh

BPJS Kesehatan Aceh Tenggara Minta Rumah Sakit Maksimalkan Pelayanan

PENANEGERI, Aceh Tenggara – BPJS Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara minta Rumah Sakit Nurul Hasanah, untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Permintaan itu disampaikan, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara Dewi Anggraini, saat melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Nurul Hasanah, Jumat (1/3).

Kunjungan yang disambut langsung oleh Direktur Rumah Sakit Nurul Hasanah, Belagar Harmoko WF didampingi oleh Coder, Sumardi, bertujuan untuk melaksanakan Walk Through Audit (WTA) sekaligus membahas percepatan klaim.

“Kunjungan ini merupakan kunjungan rutin yang dilakukan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh peserta JKN-KIS dalam mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan,” sebutnya.

Katanya, dalam kunjungan ini juga akan membahas lebih lanjut terkait adanya keluhan peserta JKN-KIS terhadap rumah sakit seperti adanya keterlambatan jam masuk dokter, iuran biaya tambahan maupun kualitas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit kepada peserta JKN-KIS.

Dewi juga menjelaskan, bahwa adanya perubahan masa pengajuan kadaluarsa klaim yang semula 2 tahun menjadi 6 bulan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

“Rumah sakit harus lebih sigap dan aktif menagihkan klaim dalam waktu singkat mengingat adanya aturan yang menetapkan pengajuan kadaluarsa klaim. Jangan sampai nanti ditagihkan ketika klaim sudah kadaluarsa dan tidak bisa dibayarkan,” ungkap Dewi.

Menanggapi hal itu, Belagar Harmoko berkomitmen akan lebih meningkatkan kendali manajemen rumah sakit agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS.

“Kami akan berupaya untuk semakin meningkatkan mutu dan kualitas dari rumah sakit Nurul Hasanah agar kedepan tidak ada lagi keluhan-keluhan pasien yang seperti ini,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *