oleh

BPJS Kesehatan Langsa Gelar Senam Sehat Kolosal

-Aceh-110 views

PENANEGERI, Langsa – BPJS Kesehatan Kota Langsa menggelar senam sehat Kolosal dalam rangka menyambut Asian Games XVIII, sekaligus merayakan HUT ke 50 BPJS Kesehatan.

Senam sehat kolosal yang diikuti ribuan peserta JKN-KIS se-Indonesia, Minggu (29/7) berlangsung di halaman kantor Bupati Aceh Tamiang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Nur Eva Parindury, kepada Penanegeri.com, Senin (30/7) menuturkan, Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin mempromosikan betapa murah dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat.

“Cukup dengan senam rutin setiap pagi, kita sudah bisa meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita sehingga tidak mudah sakit,” ujarnya.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat sehari-hari, diharapkan jumlah peserta JKN-KIS yang sakit bisa menurun, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan ke program promotif preventif yang dilakukan agar masyarakat tetap sehat.

Pada kesempatan itu, dirinya mengajak masyarakat untuk membiasakan berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat, dampak jangka panjangnya diharapkan bisa menekan jumlah penderita penyakit katastropik di Indonesia.

Menurutnya, tahun 2017 lalu, biaya yang dihabiskan untuk penyakit katastropik telah mencapai Rp 18,4 triliun atau 21,8 % dari total biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan.

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan juga fokus untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif yang dilaksanakan.

Sementara bagi masyarakat yang berisiko menderita penyakit katastropik seperti diabetes melitus dan hipertensi, dapat mengelola risiko tersebut melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang juga merupakan bagian dari upaya promotif preventif perorangan peserta JKN-KIS.

“Berbagai penyakit katastropik tersebut sangat bisa dicegah melalui penerapan pola hidup sehat. Kesehatan menjadi salah satu pilar yang menentukan kemajuan suatu bangsa, sebab kesehatan mempengaruhi produktivitas penduduknya. Ke depannya kami berharap kesadaran masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat dapat meningkat dari waktu ke waktu,” imbuhnya.

Sampai dengan 20 Juli 2018, lanjutnya, terdapat 199,8 juta jiwa penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta JKN-KIS.

“Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.322 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 2.406 rumah sakit dan klinik utama serta 1.599 apotek, dan 1.078 optik,” tandas Nur Eva Parindury.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *