oleh

BPJS Kesehatan Langsa Lakukan Goes To Custumer

PENANEGERI, Langsa – BPJS Kesehatan Cabang Langsa bergerak memberikan sosialisasi kepada seluruh segmen kepesertaan. Sosialiasi yang bertema BPJS Kesehatan Goes to Costumer ini diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari peserta pekerja penerima upah, pekerja bukan penerima upah, penerima bantuan Iuran hingga bukan pekerja, Rabu (15/8) di Aula RSUD Langsa.

Kegiatan yang diawali dengan pembukaan dan sosialisasi langsung oleh Fardhiani selaku Direktur RSUD Langsa ini mendapat sambutan baik oleh peserta yang hadir.

Dalam sosialisasinya, Direktur RSUD Langsa, Fardhiani, menjelaskan, bahwa saat ini kemajuan teknologi dibidang kesehatan berkembang pesat, diantaranya dalam hal penggunaan rekam medis yang berbasis komputer, selain itu manajemen rumah sakit juga membentuk strategi kebijakan peningkatan pelayanan kesehatan dengan teknologi informasi untuk memberikan nilai tambah kepada rumah sakit dalam pemenuhan kepuasan pasien.

Dengan era digital ini akan ada banyak pembaharuan disistem rumah sakit dengan dilakukan pengembangan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) pada tahun 2018 ini.

“Diantaranya ada SMS Gateway, antrian online rawat jalan, elektronik rekam medis, verifikasi data rekam medis, digital klaim data, antrian penunjang untuk LAB, radiologi, dan IBS serta akan dibukanya pendaftaran online untuk rawat jalan,” jelasnya.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta pada BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Fitra Fahreza mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap penggunaan kanal-kanal, yang telah dikembangankan oleh BPJS Kesehatan baik kanal layanan administrasi maupun layanan kanal pemberian informasi.

“Sangat diharapkan peserta dapat mengoptimalkan penggunaan kanal informasi dan administrasi, banyak kemudahan yang akan didapatkan oleh peserta salah satunya pada aplikasi pemberian informasi dan penanganan pengaduan yang dengan mudahnya bisa di akses melalui Aplikasi Mobile JKN,” ungkap Fitra.

Fitra juga mengimbau agar masyarakat, khususnya peserta JKN-KIS jangan mudah terpengaruh dengan isu yang belum tentu kebenarannya, karena BPJS Kesehatan tetap berkomitmen dan bersinergi dengan mitra kerja seperti rumah sakit maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam mengakomodir kebutuhan peserta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar