oleh

BPJS Kesehatan Langsa Pastikan Tak Ada Kendala Penerapan Aplikasi INSIDEN

-Aceh-64 views

PENANEGERI, Langsa – Usai melakukan sosialisasi aplikasi Integrated System for Traffic Accidents (INSIDEN) kepada rumah sakit yang menjadi provider, BPJS Kesehatan Cabang Langsa melakukan spot check ke rumah sakit untuk melihat secara langsung penerapan aplikasi INSIDEN, Senin (1/7).

INSIDEN merupakan sinergi aplikasi antara BPJS Kesehatan dengan PT Jasa Raharja (Persero) yang berupa web based dan bertujuan untuk proses penjaminan terhadap korban kecelakaan lalu lintas di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

PIC RS Graha Bunda, Mauliza Ulfahn mengungkapkan, bahwa aplikasi INSIDEN ini sangat memudahkan rumah sakit dan pasien kecelakaan lalu lintas. Dirinya juga menambahkan bahwa aplikasi tersebut mempermudah proses pengajuan klaim.

“Dengan adanya aplikasi ini menjadi sangat mudah dan cepat untuk pembuatan jaminan dan surat eligibilitas pasien kecelakaan lalu lintas. Sekarang tinggal klik, langsung terhubung ke Jasa Raharja. Kalau sebelumnya harus kami telepon ke BPJS Kesehatan dulu untuk memastikan ini masuk ke penjaminan apa, baru kami kontak lagi ke Jasa Raharja, jadi agak panjang prosesnya,” ungkap Mauliza.

Baca Juga  PNS Abdya Penyebar Hoax Diancam 10 Tahun Penjara

Dalam kesempatan yang lain, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langsa Nur Eva Parindury, mengatakan, bahwa spot check ini dilakukan serentak di semua rumah sakit provider sewilayah kerja Kantor BPJS Kesehatan Cabang Langsa, yang terdiri atas Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Tenggara.

Tujuannya tak lain untuk memastikan pihak rumah sakit sudah secara maksimal paham tatacara penggunaan aplikasi insiden ini. Aplikasi ini sendiri sebenarnya sudah mulai diimplementasikan sejak Maret 2018 lalu, hanya saja sekarang menjadi lebih kompleks dengan sebutan yang mudah untuk diingat.

“Tentu saja kami berharap dengan adanya aplikasi INSIDEN ini lebih mempermudah cara kerja provider dan tentunya mempermudah peserta JKN-KIS yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sehingga tidak perlu bolak balik antara rumah sakit, Kantor BPJS Kesehatan dan Kantor Jasa Raharja,” tutup Eva.

Komentar

Berita Terbaru