oleh

BPJS Kesehatan Langsa Sosialisasi Program JKN kepada Aparatur Gampong

-Aceh-19 views

PENANEGERI, Langsa – Untuk mengurai dan mengembalikan keadaan pada proporsi yang sebenarnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Langsa melaksanakan sosialisasi berbagai hal termasuk regulasi Program JKN kepada aparatur gampong, di Aula Hotel Harmoni setempat, Rabu (28/11).

“Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan tidak hanya membahas aturan secara parsial namun juga meliputi aspek kepesertaan, iuran, manfaat pelayanan, juga hal-hal terkait pengalihan/integrasi peserta,” sebut Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Riska M Meliala.

Lanjutnya, beberapa perubahan aturan dalam peraturan Presiden dimaksud, diantaranya terkait standar iuran bagi peserta Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang mengikuti standar Upah Mminimu Kota (UMK) di masing-masing daerah, ketentuan untuk bayi baru lahir dari ibu kandung Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN secara otomatis menjadi peserta JKN sesuai kuota bayi.

“PBI APBN yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial serta ketentuan bayi baru lahir wajib didaftarkan paling lambat 28 hari sejak dilahirkan,” urainya.

Baca Juga  Pasca Rujukan Online, BPJS Kesehatan Langsa Lakukan Supervisi ke 11 Rumah Sakit

Pada kesempatan tersebut, Riska juga menyampaikan kembali Instruksi Gubernur Aceh Nomor 4 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Kesehatan bagi Para Pelaku Usaha di Provinsi Aceh yang pada Diktum Kelima menekankan agar setiap pekerja dan anggota keluarganya tidak lagi mendaftar sebagai peserta penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh (JKRA).

Komentar

Berita Terbaru